RSUD Kudus Bebaskan Biaya Perawatan Siswa Keracunan MBG Termasuk Kamar VIP

Selasa, 03 Feb 2026, 13:30 WIB

KUDUS - RSUD Loekmono Hadi Kudus, Jawa Tengah, membebaskan biaya rawat inap terhadap siswa SMA Negeri 2 Kudus yang menjalani perawatan naik kelas ke ruang VIP akibat dugaan keracunan makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Dari sejumlah siswa yang dirawat, ada dua pasien yang naik kelas ke ruang perawatan VIP," kata Pelaksana tugas Direktur RSUD Loekmono Hadi Kudus Mustiko Wibowo di Kudus, Selasa (3/2).

Ket. Foto: Bupati Kudus Sam'ani Intakoris saat menjenguk pasien dari SMA Negeri 2 Kudus di RSUD Loekmono Hadi Kudus, yang diduga alami keracunan usai menyantap MBG. — Sumber: ANTARA

Dia menambahkan, secara prosedural umum pihak keluarga menandatangani surat persetujuan naik kelas. Namun, pihak bagian keuangan rumah sakit tidak mengetahui adanya kebijakan Bupati Kudus Sam'ani Intakoris dan Wakil Bupati Bellinda yang menggratiskan seluruh biaya perawatan bagi pasien terduga keracunan MBG.

Akibatnya, terdapat pasien yang terlanjur melakukan pembayaran. Namun, Mustiko memastikan biaya yang sudah dibayarkan tersebut akan segera dikembalikan kepada pasien pada hari ini, Selasa (3/2).

RSUD Loekmono Hadi Kudus mencatat dari kasus dugaan keracunan menu MBG sebanyak 33 siswa dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Kudus. Dari jumlah tersebut, 15 siswa menjalani rawat jalan, sedangkan 18 siswa lainnya menjalani rawat inap.

Sejak proses pendaftaran, pasien dan keluarga telah mendapatkan edukasi bahwa apabila menghendaki perawatan di ruang VIP, akan dikenakan biaya tambahan sesuai ketentuan yang berlaku di RSUD Loekmono Hadi Kudus.

Keluarga pasien yang mengajukan kenaikan kelas perawatan juga menyatakan persetujuan dengan menandatangani surat yang diinformasikan (informed consent) sebagai bukti persetujuan atas tambahan biaya tersebut. Meski demikian, dengan keterbatasan kapasitas, tidak semua pasien rawat inap dapat ditempatkan di ruang VIP.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, jumlah siswa yang dirujuk dan menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit sebanyak 135 orang. Sedangkan yang menjalani rawat inap sebanyak 47 siswa.

  • Keracunan MBG

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah RI Diprakirakan Cerah Berawan pada Minggu

Shopee Gandakan Donasi, Perkuat Gotong Royong Digital untuk Pemulihan Paska Gempa NTT

PT KAI Menilai Sejumlah Kegiatan di Purwokerto Tingkatkan Mobilitas Masyarakat

Lampaui Target Nasional, Banten Jadi Contoh CKG-TBC

Tidak Hanya Jadi Ajang Olahraga, Purwokerto City Run 2026 Kenalkan Budaya Lokal

KemenPU Tangani 1.229 Titik Kekeringan: 41 Ribu Hektar Sawah & 616 Ribu Jiwa Terbantu

Kebakaran Rumah di Kebayoran Baru, Sebanyak 81 Personel Dikerahkan

Gempa M5,9 Mengguncang Jepang Bagian Timur termasuk Tokyo, Layanan Kereta Api Terganggu

269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar

Budi Doremi Rilis Lagu Baru "Cinta Sendiri", Ajak Pendengar untuk Move On

Jaga Tradisi 5 Abad Kota Banjarmasin, Pemkot Gelar Festival Karya Tari

Peringati HUT RI, Polda Metro Jaya Fasilitasi Perpanjangan SIM Gratis Ribuan Pengemudi Ojol

IQAir: Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat Pagi Ini, Kelima Terburuk di Dunia

Kebakaran Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah, Rumah Suku Sasak Hangus Terbakar

Tim Bola Voli Putri Indonesia Bungkam Kazakstan, Revans Terbayar

Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia

Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU

Karhutla di Jambi Terus Meningkat, Perusahaan Migas Petrochina Jabung Bantu Padamkan

Liga Inggris: Manchester United Tersungkur di Kandang Hull, Tottenham Dipermalukan Brentford

Serie A Italia: Inter dan Napoli Awali Musim 2026-27 dengan Kemenangan, De Bruyne Jadi Pembeda

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.