Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Milos Raonic Gantung Raket, Tinggalkan Warisan Besar bagi Tenis Kanada

📅 Selasa, 13 Jan 2026, 09:03 WIB | Oleh:
Milos Raonic Gantung Raket, Tinggalkan Warisan Besar bagi Tenis Kanada Doc: AFP
Ket. Mantan petenis peringkat tiga dunia, Milos Raonic.

MELBOURNE, AUSTRALIA — Mantan petenis peringkat tiga dunia, Milos Raonic, resmi mengumumkan pensiun dari dunia tenis, Senin (12/1) waktu setempat, menutup karier profesional yang membuahkan delapan gelar ATP dan menorehkan sejarah bagi Kanada.

Petenis berusia 35 tahun yang dikenal dengan servis kerasnya itu menjadi pria Kanada pertama yang mampu menembus final tunggal Grand Slam. Namun, Raonic tidak lagi tampil di kompetisi profesional selama lebih dari setahun terakhir, seiring masalah cedera yang terus menghantuinya sepanjang karier.

Melalui unggahan di media sosial, Raonic menyatakan bahwa inilah saat yang tepat untuk mengakhiri perjalanannya sebagai petenis profesional.

“Ini adalah momen yang Anda tahu suatu hari akan datang, tetapi entah mengapa Anda tidak pernah benar-benar siap,” ujar Raonic. “Inilah kesiapan terbaik yang saya miliki. Saya adalah orang yang paling beruntung karena bisa menjalani dan mewujudkan mimpi saya.”

Puncak karier Raonic terjadi pada musim 2016. Saat itu, ia melaju hingga final Wimbledon setelah menyingkirkan Roger Federer di semifinal, sebelum akhirnya takluk dari Andy Murray di partai puncak. Pada tahun yang sama, Raonic juga mencapai semifinal Australia Open serta tampil di ATP Finals, menutup musim sebagai petenis peringkat tiga dunia.

Penampilan kompetitif terakhir Raonic tercatat pada Olimpiade Paris 2024, yang kini menjadi penutup resmi dari perjalanan panjangnya di level elite tenis dunia. Dengan pensiunnya Raonic, tenis Kanada kehilangan salah satu ikon terbesarnya, seorang pelopor yang membuka jalan bagi generasi berikutnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.