Tiongkok Bidik RI, Indonesia Diminta Jadi Tuan Rumah ABAC 2026
Senin, 02 Feb 2026, 23:30 WIBJAKARTA â Tiongkok meminta Indonesia menjadi tuan rumah untuk pertemuan pertama Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) Business Advisory Council atau ABAC 2026.
"ABAC pertama ini permintaan khusus dari Tiongkok, terdapat empat pertemuan dengan pertemuan keempat sebagai puncaknya di Shenzhen, Tiongkok. (Tiongkok) meminta khusus Indonesia untuk menjadi tuan rumah karena ini merupakan agenda setting. Mereka merasa nyaman dengan Indonesia untuk bisa menyeimbangkan dan bisa set the tone buat ke depannya. Jadi kita terima dengan baik kehormatan ini," ujar Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Bakrie di Jakarta, Senin (2/2).
Kadin Indonesia, lanjutnya, siap memanfaatkan momentum tersebut untuk menjalin relasi dan mempromosikan perdagangan, menarik serta mempromosikan investasi, mempromosikan konsep-konsep seperti inklusi keuangan (financial inclusion), integrasi perekonomian regional (regional economic integration) dan keberlanjutan.
"Inilah hal-hal yang kita ingin manfaatkan dalam pertemuan ABAC pertama ini. Kita juga mengundang mitra kita yaitu pemerintah untuk memanfaatkan hal tersebut," katanya.
APEC Business Advisory Council (ABAC) dibentuk oleh para Pemimpin Ekonomi APEC pada November 1995 untuk memberikan perspektif dunia usaha mengenai bidang-bidang kerja sama spesifik kepada para pemimpin, menteri dan pejabat senior APEC.
ABAC merupakan satu-satunya entitas non-pemerintah yang memiliki peran resmi dalam APEC Economic Leaders Meeting melalui dialog formal.
Pertemuan ABAC pada tahun ini terdiri dari empat pertemuan di mana Indonesia menjadi tuan rumah untuk pertemuan pertama yang akan diselenggarakan di Jakarta pada 7-9 Februari 2026.
Kemudian Meksiko sebagai tuan rumah untuk pertemuan kedua yang akan digelar pada 22-25 April di Mexico City, lalu Thailand sebagai tuan rumah untuk pertemuan ketiga yang akan diselenggarakan di Pattaya pada 7-10 Juli, dan Tiongkok sebagai tuan rumah untuk pertemuan keempat di Shenzhen pada 14-16 November 2026.
Sebagai informasi, Kadin Indonesia mendorong pemanfaatan pertemuan Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) Business Advisory Council (ABAC) sebagai momentum strategis untuk memperkuat dan memperluas perdagangan Indonesia dengan berbagai negara mitra.
Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie menyampaikan rencana pelaksanaan ABAC Meeting I di Jakarta pada 7â9 Februari 2026.
Forum ini dinilai memiliki nilai strategis karena akan dihadiri perwakilan dunia usaha dari 21 negara anggota APEC.
ABAC ini spesial karena dihadiri negara-negara yang secara global terlihat saling bersaing, seperti Amerika Serikat, Tiongkok, Kanada dan Rusia, serta negara-negara ASEAN dan Asia Timur. Masing-masing negara membawa tiga perwakilan dunia usaha dengan level pimpinan.
- APEC
- ABAC 2026.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Arus Mudik 2026 Naik Tajam, 10 Juta Penumpang Gunakan Transportasi Umum
-
Mobil Polisi Las Vegas Pakai Tesla Cybertruck, Anti-peluru dan Dilengkapi Senapan!
-
Menteri LH Hentikan Operasi Perusahaan di DAS Batang Toru
-
Atraksi Reog dan Barongsai Hibur Pengunjung CFD Jakarta
-
Membanggakan! 3 Perwira TNI Harumkan Nama Indonesia di Kancah Internasional
-
300 UMKM Raup Untung Rp8 Miliar Saat Pelaksanaan STQH di Kendari
-
Bupati Aceh Besar Minta Pilar Sosial Siaga Bencana
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.