Pemkab Kotim Galakkan Program Budi Daya Ikan dalam Ember untuk Dongkrak Ekonomi Masyarakat

Senin, 02 Feb 2026, 08:45 WIB

SAMPIT - Pemerintah (Pemkab) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah mensosialisasikan budi daya ikan dalam ember atau Budikdamber karena mudah dan sangat bermanfaat bagi masyarakat.

"Ini bisa dilakukan di mana saja, sehingga diharapkan berdampak pula dengan meningkatnya kegiatan ekonomi pelaku usaha masyarakat Kotawaringin Timur," kata Bupati Halikinnor di Sampit, Senin (2/2).

Ket. Foto: Kepala Dinas Perikanan Kotawaringin Timur, Ahmad Sarwo Oboi — Sumber: antara foto

Pekan lalu, Dinas Perikanan secara resmi meluncurkan Program Budikdamber. Program ini siap dioptimalkan dengan menggandeng perusahaan-perusahaan besar yang berkomitmen siap membantu dalam penyediaan sarana yang nantinya dibagikan kepada masyarakat.

Sebagai percontohan, Dinas Perikanan memelihara ikan lele pada puluhan ember besar. Sementara pada bagian tutupnya ditanami sayuran dengan sistem hidroponik memanfaatkan air kotoran ikan sebagai nutrisi bagi kelangsungan sayuran tersebut. Dengan begitu, selain panen ikan, nantinya juga akan panen sayuran.

Halikinnor mengapresiasi langkah yang dijalankan Dinas Perikanan. Program Budikdamber menjadi salah satu wujud nyata inovasi sederhana, namun penuh manfaat, terutama dalam mendukung ketahanan pangan, pemberdayaan masyarakat, serta peningkatan ekonomi keluarga.

"Saya meminta kepada seluruh masyarakat untuk bisa manfaatkan sumber daya perairan dengan sebaik-baiknya agar tetap lestari berkelanjutan. Budikdamber ini juga menjadi potensi yang bisa kita optimalkan," demikian Halikinnor.

Kepala Dinas Perikanan Kotawaringin Timur, Ahmad Sarwo Oboi mengatakan, pembangunan tidak bisa dilakukan sendiri. Pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, dan seluruh elemen harus bergandengan tangan, bersinergi, dan berkolaborasi.

Untuk itu pula pihaknya menandatangani perjanjian kesepakatan kerja sama dengan perusahaan besar swasta perkebunan kelapa sawit.

Melalui Budikdamber, pemerintah daerah ingin mendorong masyarakat agar mampu memenuhi kebutuhan protein ikan secara mandiri, sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga.

"Saya mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan ini. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat nyata dan menjadi inspirasi bagi masyarakat luas," demikian Sarwo Oboi.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

Berita Terbaru

Tembus Pasar Ekspor, Ikan Tuna Asal Maluku Resmi Masuk Thailand

Tuntas! Sekolah Rakyat Terintegrasi di Medan Siap Digunakan Juli 2026

Ironi Jakarta! 35 Persen Warga Masih Belum Terjangkau Air Bersih, Air Tanah dan Sungai Tercemar Jadi Sorotan

Jakarta Disebut Kota Global, Bisakah Menyamai Tokyo yang 80 Persen Warganya Gunakan Transportasi Publik?

Wow! Mobil Listrik Ferrari Tuai Cibiran & Kritik Negatif Tapi Laris Manis di Tiongkok, Ini Sebabnya

Pramono Anung Klaim Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia, Tapi 35 Persen Warga Belum Nikmati Akses Air Bersih

Persib Perkuat Lini Serang, Striker Timnas Ragnar Oratmangoen Digaet hingga 2029

Kartini Kisam: Dari Seorang Pemalu Jadi Maestro Tari Betawi, Ini yang Bikin Pede!

Indonesia Masuk 10 Negara dengan Polusi Udara Terburuk di Dunia, Ciputat hingga Sleman Jadi Kota Paling Tercemar

JKF 2026 Jadi Bukti Warga Jakarta Sangat Kreatif Menggerakkan Sektor Riil dan UMKM

Aset hingga Rp17,5 Miliar Disita KPK! Jejak Karier Mentereng Silmy Karim Berakhir di Pusaran Korupsi Imigrasi

Bakal Tak Gratis Lagi, Mikrotrans Diusulkan Dikenakan Tarif Rp2.000

Usia Terus Bertambah, Pria Wajib Lakukan 4 Jenis Tes Ini untuk Kurangi Risiko Penyakit Berat

PT KAI: Pengembangan Stasiun Gambir Berpotensi Buka 1.000 Lowongan Kerja

Disdamkarmat Bandung Siagakan Personel Mitigasi Kebakaran saat Kemarau

PT KAI Siapkan Rangkaian 12 Kereta di Stasiun Bogor untuk Antisipasi Tingginya Mobilitas Masyarakat

PT KAI: Stasiun Malang Layani 1.087.795 Penumpang Selama Semester I 2026

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.