Badai Musim Dingin di AS Masuki Pekan ke-2

Senin, 02 Feb 2026, 02:20 WIB

WASHINGTON DC - Badai musim dingin yang membawa salju di seluruh wilayah selatan Amerika Serikat (AS), di mana lebih dari 1.500 penerbangan telah dibatalkan, sementara wilayah timur AS menghadapi cuaca beku yang terus berlanjut, saat ini telah memasuki pekan kedua.

“Peringatan badai musim dingin mencakup sebagian wilayah Virginia selatan, Tennessee timur, Carolina, dan Georgia timur laut karena badai terbentuk di sepanjang pantai Atlantik selatan, mengancam akan membawa salju setebal 15 hingga 20 sentimeter di area yang luas,” kata Bob Oravec, peramal senior di Pusat Prediksi Cuaca AS pada Sabtu (31/1).

Ket. Foto: Sejumlah anak bermain di luar Gedung Capitol di Washington DC pada 26 Januari lalu. Pada Sabtu (31/1) dilaporkan bahwa badai musim dingin yang melanda AS kini telah memasuki pekan kedua. — Sumber: AFP/SAUL LOEB

“Wilayah tersebut juga akan diterjang angin kencang dengan kecepatan hingga 72 kilometer/jam di beberapa tempat,” imbuh dia.

Menurut PowerOutage.com, lebih dari 185.000 rumah dan bisnis, terutama di Louisiana, Tennessee, dan Mississippi, mengalami pemadaman listrik pada pagi hari tanggal 31 Januari.

Selain salju, sebagian besar wilayah timur AS dilanda cuaca dingin yang parah dengan suhu udara telah bertahan 11 hingga 14 derajat Celsius di bawah rata-rata selama lebih dari sepekan, menurut Pusat Prediksi Cuaca.

Menurut FlightAware, sebuah perusahaan pelacak maskapai penerbangan, pembatalan penerbangan mencapai 1.577 pada pukul 7 pagi waktu New York pada 31 Januari, dengan bandara Atlanta, Charlotte, dan Raleigh-Durham yang paling terdampak,

Cuaca dingin juga mengancam para petani jeruk, dengan sebagian besar wilayah Polk County di Florida tengah, daerah penghasil jeruk terbesar di negara bagian itu, berada di zona yang diperkirakan akan menghadapi suhu di bawah titik beku.

Saat ini badai tersebut diperkirakan akan bergerak ke Samudra Atlantik, namun cuaca dingin tampaknya akan terus berlanjut dan suhu akan sedikit membaik pekan depan tetapi tetap di bawah normal, kata Oravec. SB/ST/Bloomberg/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: AFP, Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.