Masuki Hari Kesembilan, Tim SAR Perluas Area Pencarian Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Feb 2026, 13:12 WIB

BANDUNG - Tim Search and Rescue (SAR) Gabungan memperluas cakupan area operasi pencarian korban bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat (Jabar), saat operasi SAR memasuki hari kesembilan.

Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian Permana, mengatakan bahwa operasi SAR hari ini difokuskan pada optimalisasi pencarian korban di sektor prioritas dengan tetap mengedepankan keselamatan personel dan pengendalian risiko longsor susulan.

Ket. Foto: Pencarian korban longsor Cisarua menggunakan alat berat di hari kesembilan pascabencana. — Sumber: antara fotp

“Seiring bertambahnya unsur SAR gabungan, area pencarian kami perluas dan seluruh sektor difokuskan agar seluruh area kerja dapat tercakup secara maksimal,” ujarnya di Bandung, Minggu (1/2).

Pihaknya juga mencatat hingga hari ini, jumlah korban terdampak mencapai 158 jiwa, dengan rincian 78 orang selamat, 70 korban telah dievakuasi dalam kantong jenazah, serta 10 orang lainnya masih diduga tertimbun material longsoran.

Ia menjelaskan bahwa sebelum pelaksanaan pencarian, tim telah melakukan asesmen kondisi longsoran menggunakan drone UAV sejak pukul 06.00 WIB untuk memetakan potensi bahaya, menentukan area kerja yang aman, serta menetapkan jalur evakuasi darurat.

“Apabila area dinyatakan aman berdasarkan asesmen safety officer, kami mengerahkan 22 ekor anjing pelacak K-9 untuk melakukan penelusuran titik-titik potensial keberadaan korban pada tiga sektor pencarian,” katanya.

Pencarian korban kemudian dilaksanakan mulai pukul 08.00 WIB dengan fokus pada tiga sektor operasi, yakni Sektor Alpha, Bravo, dan Charlie, menggunakan metode pencarian manual, teknikal, serta dukungan alat berat secara terkontrol dan berlapis sesuai kondisi medan.

Ia menyebut bahwa pada operasi SAR gabungan mengerahkan 18 unit alat berat yang terdiri atas berbagai tipe alat berat, mulai dari PC 75 hingga PC 300, guna mendukung proses pencarian dan evakuasi korban.

“Optimalisasi penggunaan alat berat disesuaikan dengan situasi lapangan dan hasil asesmen keselamatan, sehingga tetap efektif, namun tidak mengabaikan keamanan personel,” ujarnya.

Ia menambahkan operasi SAR melibatkan 3.713 personel dari unsur Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), kementerian dan lembaga terkait, serta relawan, dan akan terus dilaksanakan secara terukur dan terkoordinasi hingga seluruh korban yang masih diduga tertimbun dapat ditemukan.

  • Tim SAR
  • Pencarian korban longsor
  • Pencarian Korban Longsor Cisarua

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

Berita Terbaru

Kapolres Metro Jakarta Pusat: 18.504 Personel Dikerahkan untuk Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakarta Pusat

Hari terakhir kompetisi robot humanoid di Beijing

Pemerintah Kota Tangerang Keluarkan SE Jemput Anak Sekolah pada 27–28 Agustus

Perkuat Ekosistem Perdagangan Karbon, ESGIN dan ASPEBINDO Jalin Kolaborasi Strategis

Cuaca Hari Ini: BMKG Peringatkan Hujan Lebat Disertai Kilat dan Angin Kencang.

Jangan Sampai Terjebak! Demo di DPR Bikin Dishub DKI Siapkan Pengalihan Lalin

Darurat Listrik di NTT Usai Gempa, Kementerian ESDM Salurkan 48 Genset untuk Fasilitas Kesehatan

Sudin Gulkarmat: Kebakaran di Muara Angke Jakut, Dua Orang Luka-luka

Rentan terhadap Tekanan - 27 Agustus 2026

ULTIMA II Hadirkan Inovasi Skincare Terbaru, Perkuat Posisi di Industri Kecantikan

Cuaca Kamis Berubah-ubah! BMKG Sebut Mayoritas Kota Besar Berawan dan Hujan Ringan serta Hujan Lebat

Pemkab Bekasi Bongkar Puluhan Bangunan Liar di Bantaran Saluran Sekunder Balong Tua

Tak Mau Kecolongan, 200 Personel Gabungan Dikerahkan Cegah Massa ke Jakarta

Wakatobi Disuruh Meniru Produk Arak Bali oleh Wayan Koster

Robot Humanoid Bikin Geger! Kompetisi Berakhir dengan Sejumlah Rekor Baru

Pantas Menggunduli Indonesia, Vietnam Akhirnya Juara AFF 2026

Warga Gorontalo Tak Perlu Khawatir, Cadangan Beras Aman Sampai Akhir Tahun

Tak Perlu Beli Koloni Baru! Begini Cara Memperbanyak Lebah Madu Tetragonula

Bogor Lagi, Kasus Kanker Naik 138 Persen. Waspada!

Timor Leste Kepincut Sistem Pensiun ASN Indonesia, TASPEN Jadi Tempat Belajar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.