Humas: Dukung Transisi Hijau, PT KAI Tanam 6.989 Pohon Sepanjang 2025

Minggu, 01 Feb 2026, 14:55 WIB

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah menanam sebanyak 6.989 pohon pada berbagai wilayah operasional sepanjang tahun 2025. Langkah strategis tersebut bertujuan untuk memperkuat agenda transisi hijau nasional serta mendukung target emisi nol bersih 2060.

KAI menempatkan ribuan bibit tersebut pada area stasiun dan sepanjang jalur kereta api di seluruh wilayah Indonesia. Kegiatan penghijauan ini juga menyasar kawasan pesisir pantai serta wilayah permukiman masyarakat pada beberapa daerah tertentu.

Ket. Foto: — Sumber: KAI

Jumlah penanaman pohon pada tahun 2025 mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan realisasi tahun 2024 yang lalu. Secara akumulatif perusahaan tercatat sudah menanam sebanyak 108.008 pohon dalam kurun waktu lima tahun terakhir ini.

“Penanaman pohon tidak hanya berdampak pada estetika lingkungan, tetapi juga berkontribusi langsung dalam meningkatkan daya serap air untuk mengurangi potensi genangan dan banjir, menahan abrasi di wilayah pesisir, serta menciptakan ruang publik yang lebih asri and nyaman bagi masyarakat di sekitar jalur dan stasiun kereta api,” ujar Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, Sabtu (31/1).

Berbagai jenis tanaman yang disalurkan meliputi pohon peneduh seperti beringin, trembesi, mahoni, pule, hingga pohon ketapang. KAI juga menanam pohon buah produktif seperti mangga dan durian untuk memberi manfaat ekonomi bagi warga sekitar.

Upaya menjaga ekosistem pantai dilakukan melalui penanaman mangrove dan cemara laut pada sejumlah wilayah pesisir Indonesia. Perusahaan bekerja sama dengan pemerintah daerah dan kelompok tani dalam melaksanakan program penghijauan berkelanjutan pada setiap wilayah.

Penanaman bibit bambu serta aren difokuskan pada kawasan pegunungan guna mendukung tata kelola sumber daya air. Aksi nyata tersebut juga mencakup wilayah Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Lampung, hingga daerah Sumatra Utara.

Komitmen pengelolaan lingkungan ini tercermin melalui pencapaian skor Environmental, Social, and Governance (ESG) yang meningkat pesat. KAI mencatat skor 55 poin pada tahun 2025 sehingga menempatkan perusahaan dalam jajaran teratas industri transportasi.

Perusahaan juga memanfaatkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) pada beberapa stasiun untuk memperkuat efisiensi energi operasional. Fitur jejak karbon pada aplikasi pemesanan tiket turut mendorong partisipasi aktif pelanggan dalam melakukan perjalanan rendah emisi.

“Seluruh langkah ini merupakan bagian dari transformasi berkelanjutan KAI untuk menghadirkan transportasi publik yang tidak hanya aman, andal, dan terjangkau, tetapi juga bertanggung jawab terhadap lingkungan dan masa depan generasi mendatang, sejalan dengan agenda pembangunan hijau Indonesia,” kata Pejabat Yang Melaksanakan Tugas EVP Sekretaris Perusahaan KAI, Wisnu Pramudya.

Manajemen berkomitmen terus menghadirkan layanan transportasi publik yang aman dan bertanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan masa depan. Transformasi tersebut dijalankan secara konsisten guna mendukung keberlanjutan ekosistem serta kesejahteraan seluruh masyarakat di wilayah Indonesia. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.