Banjir Rendam Perumahan, Bupati Karawang Akan Evaluasi Tata Ruang
Jumat, 30 Jan 2026, 04:05 WIBKarawang - Bupati Karawang Aep Syaepuloh akan segera mengevaluasi tata ruang perumahan yang ada di wilayah Kabupaten Karawang, Jawa Barat menyusul banyaknya perumahan yang terendam banjir saat hujan deras.
"Kita akan mengecek langsung tata ruang perumahan yang ada di Karawang, termasuk hal-hal yang berkaitan dengan penataan drainase," kata bupati di Karawang, Kamis (29/1).
Ia mengaku banyak menerima laporan mengenai perumahan yang dibangun tanpa memperhatikan kondisi lingkungan sekitar. Termasuk kurang memperhatikan elevasi lahan dan kapasitas drainase yang memicu genangan hingga banjir saat hujan deras.
Pada musim hujan seperti saat ini cukup banyak kawasan perumahan yang tersebar di sejumlah daerah sekitar Karawang dilanda banjir, atau terjadi genangan air akibat buruknya penataan drainase.
Kondisi ini menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Karawang. Karena itu ke depan akan dievaluasi tata ruang seluruh perumahan yang ada di wilayah Karawang.
"Jika musim hujan berakhir, nanti akan kita tata lah (drainase perumahan). Termasuk tata ruangnya secara menyeluruh," katanya.
Sementara itu, bupati menekankan hingga kini Pemkab Karawang masih memberlakukan moratorium perizinan perumahan.
Kebijakan tersebut dilakukan agar pemerintah dapat melakukan penataan ulang dan evaluasi terhadap pembangunan perumahan yang sudah ada.
Menurut dia, pembangunan perumahan, termasuk yang mengklaim sebagai rumah subsidi, tetap wajib mematuhi ketentuan teknis yang berlaku, salah satunya terkait elevasi bangunan terhadap jalan.
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi sebelumnya menegaskan pembangunan perumahan di kawasan berpotensi banjir tidak akan lagi diberi izin.
"Untuk pembangunan perumahan kita kan tahu banjir yang sekarang terjadi rata-rata karena perumahan. Nah, kalau sekarang banjir karena perumahan apakah kita akan melanjutkan banjir ini semakin besar? Maka harus ada solusi," katanya.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat saat ini menerapkan moratorium pembangunan perumahan sambil menunggu kajian tata ruang dari Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Institut Teknologi Bandung (ITB). Rekomendasi resmi ditargetkan keluar pada Februari
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
DPP GMNI 2025-2028 Dikukuhkan, Momentum Perkuat Peran Mahasiswa untuk Pembangunan Nasional
-
Polri Mutasi 54 Pati dan Pamen, Tegaskan Komitmen Pembinaan Karier dan Profesionalisme
-
Trans Banten Dievaluasi, Pemprov Pastikan Tak Rugikan Sopir Angkot
-
Kasihan, Ribuan Pensiunan Karawang Belum Juga Terima Uang Saku
-
Bazar Ramadhan 2026 Jadi Mesin Penggerak UMKM Gorontalo, Gubernur Gusnar Dorong Akses Pasar hingga Ekspor
-
Pastikan Mudik Aman, Kementerian PU Perkuat Jalan Nasional dan Pengendalian Banjir di Jateng
-
Program MBG Dorong Ekonomi Desa, Mentan Amran Libatkan Pelaku Usaha Pangan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.