Penanganan Fenomena Tanah Ambles di Blora

Kamis, 29 Jan 2026, 22:15 WIB

Blora - Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana mengungkapkan penanganan darurat fenomena tanah ambles pada tiga lokasi di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, direncanakan dimulai pekan depan dengan dukungan APBN 2026.

"Penanganan darurat kami mulai minggu depan sambil menunggu cuaca mendukung. Dana yang digunakan bersumber dari APBN 2026," kata Pelaksana Teknis BBWS Pemali Juana, Agus Yanto di Blora, Kamis.

Ket. Foto: — Sumber: Antara

Pihaknya masih menghitung kebutuhan anggaran sesuai rencana penanganan tanggap darurat yang sedang disusun. "Untuk alokasi anggaran kami masih menghitung kebutuhan sesuai dengan rencana penanganan tanggap darurat," ucapnya.

Sementara itu Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Blora Surat mengatakan berdasarkan hasil kajian BBWS Pemali Juana terdapat dua metode yang akan diterapkan untuk menangani tiga lokasi terdampak.

"Untuk di Desa Buluroto, Kecamatan Banjarejo, akan dilakukan pemasangan bronjong sepanjang 30 meter. Sedangkan di Desa Tutup, Kecamatan Tunjungan, dan Desa Puledagel, Kecamatan Jepon, akan dilakukan pemasangan turap kayu," ujarnya.

Surat menegaskan penanganan tersebut bersifat sementara atau darurat, menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran.

"Ini sifatnya hanya penanganan sementara atau darurat, menyesuaikan anggaran. Nanti melalui konstruksi pemasangan bronjong maupun konstruksi turap kayu," ujarnya.

Penanganan darurat dilakukan setelah tim BBWS Pemali Juana melakukan pengukuran topografi di lokasi terdampak beberapa waktu lalu. Saat ini proses penanganan telah memasuki tahap desain.

"Beberapa minggu yang lalu sudah ada tim dari BBWS Pemali Juana. Saat ini sudah masuk tahap desain. Semoga dalam waktu dekat proses desain selesai," ujarnya.

Dinas PUPR Blora berharap terdapat mitigasi bersama antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora, BBWS Pemali Juana, serta dukungan dari Dinas PUPR Provinsi Jawa Tengah dalam menangani longsor maupun tanah ambles di aliran Sungai Lusi.

"Nanti kami juga akan berkoordinasi dengan Dinas PUPR Provinsi Jawa Tengah supaya bisa bersama-sama memikirkan penanganan bencana alam yang terjadi, khususnya longsor dan tanah ambles di Kabupaten Blora, agar kondisi kembali seperti semula," ujarnya.

  • Tanah Amblas

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.