BPBD Jakarta Imbau Warga Pesisir Waspadai Datangnya Banjir Rob

Kamis, 29 Jan 2026, 15:00 WIB

JAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengimbau warga pesisir meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir rob. Fenomena tersebut diperkirakan terjadi mulai akhir Januari hingga awal Februari 2026.

Imbauan ini terutama ditujukan bagi warga yang bermukim di kawasan pesisir pantai utara Jakarta. BPBD meminta masyarakat bersiaga dan mengantisipasi dampak yang mungkin ditimbulkan akibat kenaikan muka air laut.

Ket. Foto: — Sumber: Dokumentasi BPBD DKI

Menurut prakiraan BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Priok, banjir pesisir berpotensi terjadi pada 27 Januari hingga 3 Februari 2026. Hal ini dipengaruhi oleh pasang maksimum air laut.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan pasang maksimum terjadi karena bertepatan dengan fase bulan purnama. Kondisi tersebut dapat meningkatkan ketinggian muka air laut di wilayah pesisir utara Jakarta.

Puncak pasang diperkirakan berlangsung pada pukul 05.00 hingga 11.00 WIB. Sejumlah wilayah yang berpotensi terdampak antara lain Kamal Muara, Kapuk Muara, Penjaringan, Pluit, dan Ancol.

Wilayah lain yang juga masuk daftar rawan di antaranya Marunda, Cilincing, Kalibaru, Muara Angke, Tanjung Priok, dan Kepulauan Seribu. Warga di daerah-daerah tersebut diminta meningkatkan kesiapsiagaan.

BPBD DKI mengimbau masyarakat menghindari aktivitas di pesisir saat puncak pasang. Informasi resmi dapat dipantau melalui bpbd.jakarta.go.id, aplikasi JAKI, serta pantubanjir.jakarta.go.id.

Apabila terjadi kondisi darurat, warga dapat segera menghubungi layanan darurat 112. Layanan ini dapat diakses secara gratis dan siaga selama 24 jam. ils/I-1

  • BPBD DKI Jakarta
  • Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG)
  • Banjir Rob

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.