- Home
-
- Luar Negeri
-
- Tiongkok Ciduk Petinggi Mi...
Tiongkok Ciduk Petinggi Militer karena Langgar Kedisiplinan
Senin, 26 Jan 2026, 02:50 WIBBEIJING â Tiongkok pada Sabtu (24/1) mengatakan bahwa wakil ketua senior Komisi Militer Pusat (CMC) yang berpengaruh dan seorang pejabat tinggi lainnya sedang diselidiki karena dicurigai melakukan pelanggaran disiplin serius, sebuah istilah yang populer di Tiongkok untuk tindak pidana korupsi.
Pengumuman ini menandai upaya terbaru dalam kampanye besar-besaran untuk memberantas korupsi di semua tingkatan partai dan negara sejak Presiden Xi Jinping berkuasa lebih dari satu dekade lalu.
"Setelah melakukan peninjauan telah diputuskan untuk memulai penyelidikan terhadap Zhang Youxia dan Liu Zhenli," kata Kementerian Pertahanan Tiongkok dalam sebuah pernyataan.
âKedua pria itu diduga melakukan pelanggaran disiplin dan hukum yang serius," imbuh kementerian tersebut.
Zhang Youxia, 75 tahun, adalah jenderal berpangkat tertinggi di Tiongkok sebagai wakil ketua Komisi Militer Pusat (CMC) yang lebih senior. Dia juga merupakan anggota Politbiro yang berpengaruh, yaitu badan eksekutif Partai Komunis Tiongkok yang beranggotakan 24 orang.
Ia berbagi gelar wakil ketua dengan Zhang Shengmin, seorang jenderal di pasukan roket rahasia Beijing. Zhang Shengmin dipromosikan ke posisi tersebut pada bulan Oktober setelah Beijing memecat pendahulunya dalam pembersihan korupsi besar-besaran lainnya.
Kedua jenderal tersebut memiliki pangkat di bawah Xi, yang telah memegang jabatan ketua Komisi Mekanika Pusat (CMC) sejak tahun 2012.
Sementara Liu, 61 tahun, adalah kepala staf departemen staf gabungan CMC, yang mengawasi perencanaan pertempuran.
Rumor tentang penyelidikan beredar pekan lalu setelah Zhang Youxia dan Liu tampaknya absen dari pertemuan resmi yang dipimpin oleh Xi dan dihadiri oleh wakil ketua CMC peringkat kedua, Zhang Shengmin.
Xi menyebut korupsi sebagai ancaman terbesar bagi Partai Komunis dan mengatakan perjuangan melawan korupsi tetaplah berat dan kompleks.
Para pendukung mengatakan kebijakan tersebut mendorong tata pemerintahan yang bersih, tetapi yang lain mengatakan kebijakan itu juga berfungsi sebagai alat bagi Xi untuk membersihkan saingan politiknya.
Pada Oktober lalu, Tiongkok mengumumkan telah meluncurkan penyelidikan korupsi terhadap sembilan pejabat militer. Sebagai bagian dari penyelidikan tersebut, kementerian pertahanan mengatakan telah memecat dua jenderal tinggi dari militer.
Mereka adalah He Weidong, mantan wakil ketua CMC peringkat kedua, dan Miao Hua, mantan kepala departemen kerja politik militer.
Pada tahun 2024, mantan Menteri Pertahanan Tiongkok, Li Shangfu, diusir dari Partai Komunis setelah dipecat karena berbagai pelanggaran, termasuk dugaan penyuapan. Pendahulu Li, Wei Fenghe, juga diusir dari partai dan diserahkan kepada jaksa penuntut umum atas tuduhan korupsi. AFP/I-1
- kasus korupsi
- xi jinping
- china yuan
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: AFP
Berita Terkait:
-
Kejadian Unik! 23 Pemain Dikartu Merah Massal pada Pertandingan Bola Brasil, Ini Kronologinya
-
Hasil Liga Italia: Imbang 1-1 Kontra Fiorentina, Lecce Masih Tertahan di Zona Degradasi
-
Xi Jinping Kunjungi Korut
-
Petugas Ingatkan, Turis ke Taman Komodo Hanya 1.000 Tiap Hari
-
Hati-hati, Obat Keras Berikut Tak Boleh Dijual Bebas karena Bisa Menimbulkan Tremor
-
APKLI Terus Dorong Moratorium Izin Retail Modern
-
Rekor Kunjungan Lebaran: 222 Ribu Orang Padati Ragunan dalam Tiga Hari Terakhir
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.