- Home
-
- Luar Negeri
-
- Kapal Perang AS Kunjungi P...
Kapal Perang AS Kunjungi Pangkalan AL Kamboja
Senin, 26 Jan 2026, 02:20 WIBREAM - Sebuah kapal perang Amerika Serikat (AS) pada Sabtu (24/1) melakukan kunjungan ke pangkalan Angkatan Laut Kamboja untuk pertama kalinya sejak renovasi yang dilakukan Tiongkok yang telah menimbulkan kekhawatiran di Washington DC, menurut laporan AFP.
AS mengatakan Pangkalan AL Ream di lepas pantai selatan Kamboja, dapat memberi Tiongkok posisi strategis kunci di Teluk Thailand dekat Laut Tiongkok Selatan yang disengketakan, yang hampir seluruhnya diklaim oleh Beijing.
Kapal tempur pesisir USS Cincinnati (LCS-20) berlabuh pada Sabtu pagi di salah satu dermaga pangkalan, 150 meter dari dua kapal perang Tiongkok.
âMerupakan hak istimewa dan kehormatan bagi kami untuk berada di sini sebagai kapal Angkatan Laut AS pertama yang berlabuh di dermaga Pangkalan AL Ream, dan kami berharap ini adalah awal dari tradisi dan persahabatan yang langgeng,â kata Andrew J Recame, komandan kapal tersebut kepada wartawan.
Para pemimpin Kamboja berulang kali membantah bahwa pangkalan tersebut akan digunakan oleh satu kekuatan asing tertentu, menyusul laporan media AS pada tahun 2022 yang menyatakan bahwa fasilitas baru di Ream, yang awalnya dibangun sebagian dengan dana AS, akan digunakan secara eksklusif oleh AL Tiongkok.
Pangkalan Ream menyatakan dalam sebuah pernyataan bahwa kunjungan kapal perang AS selama lima hari akan mendorong kerja sama antara kedua negara dan menunjukkan komitmen Kamboja dalam menerapkan kebijakan terbuka, transparan, dan kerja sama dengan mitra internasional. SB/AFP/I-1
- kapal induk
- cambodia
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Lindungi Ternak di Jabar, Kementan Distribusikan 151 Ribu Dosis Vaksin PMK
-
Lewat Jalur Udara, TNI AL Lakukan Evakuasi Medis Korban Bencana
-
Pertamina Patra Niaga Upayakan Layanan Energi Tetap Stabil di Tengah Banjir dan Longsor untuk Cukupi Kebutuhan Masyarakat
-
Indonesia Bakal Punya Kapal Induk Pertama, Hibah dari Italia
-
Myanmar Tangkap 1.600 WNA dalam Penggerebekan di Pusat Penipuan
-
Sekjen PBB Mengecam Meningkatnya ‘Aturan Kekerasan’ di Seluruh Dunia
-
KPK Sebut Ada Permintaan agar SKPD Menangkan Perusahaan Fadia Arafiq
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.