Api Mengamuk di Kalbar, Karhutla Hanguskan 14,3 Hektare Lahan
Senin, 26 Jan 2026, 16:25 WIBJAKARTA -Â Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), dengan luas area terbakar mencapai sekitar 14,3 hektare, menurut laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
"Kebakaran tersebut terjadi pada Minggu (25/1) sekitar pukul 14.00 WIB," Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPBÂ Abdul Muhari dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin.
Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB mengkonfirmasi peristiwa karhutla itu terjadi di empat desa yang tersebar dalam wilayah tiga kecamatan di Kabupaten Ketapang.
Desa-desa terdampak meliputi Desa Sungai Awan di Kecamatan Muara Pawan, Desa Kuala dan Desa Kuala Satong di Kecamatan Matan Hilir Utara, serta Desa Sungai Nanjung di Kecamatan Matan Hilir Selatan.
Abdul membenarkan bahwa berdasarkan data sementara yang diterima BNPB luas lahan yang terbakar akibat peristiwa tersebut mencapai sekitar 14,3 hektare.
Namun dalam keterangan tersebut belum ada laporan dari BNPB apa penyebab terjadinya karhutla, apakah faktor anomali cuaca akibat minimnya curah hujan atau intervensi akibat kelalaian manusia.
Meski demikian Abdul memastikan bahwa tim petugas gabungan yang dikoordinir Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ketapang telah melakukan upaya pemadaman di lokasi kejadian.
"Tim gabungan juga terus berkoordinasi secara intensif untuk memastikan api dapat dikendalikan dan tidak meluas ke wilayah lain," kata Abdul Muhari.
- karhutla
- kebakaran hutan
- kebakaran lahan
- ketapang kalbar
Redaktur: alfred
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
DPR Soroti Dapur MBG Tak Standar, 300 SPPG di Jabar Ditutup
-
Pemkot Malang Dorong Program RT Berkelas untuk Perkuat Penanganan Sampah dari Tingkat Masyarakat
-
Pemkot Bogor Berkomitmen Akhiri Era Buang Sampah di Lahan Terbuka Tanpa Diolah
-
UMKM Butuh Pasar yang Lebih Adil di Platform Loka Pasar
-
Literasi di Ruang Publik, Perpustakaan Keliling Warnai HBKB Bogor
-
Apindo Kritik Keras: Ekonomi Tumbuh, Tapi Dunia Usaha Masih Sesak Napas
-
Status Gunung Semeru Mei 2026: Tetap Level III Siaga, Ini Rekomendasi Radius Bahayanya
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.