Sambut Imlek, Festival Lampion Terbesar di Dunia Dibuka di Sichuan, Tiongkok
Minggu, 25 Jan 2026, 09:40 WIBCHONGQING - Festival Lampion Dinosaurus Internasional Zigong (Zigong International Dinosaur Lantern Show) ke-32 akan menerangi Tahun Baru Imlek di Sichuan, Tiongkok.
Mengutip Ichongqing Info, pameran dengan perpaduan menakjubkan antara tradisi kuno dan teknologi mutakhir ini dibuka pada 23 Januari di China Lantern World di Zigong, Provinsi Sichuan. Pameran ini mengusung tema âLampion yang Mengilustrasikan Tiongkok, Mimpi yang Membentuk Masa Depan.â
Festival ini menjanjikan perjalanan mendalam melalui sejarah budaya Tiongkok sambil merangkul inovasi interaktif yang dirancang untuk melibatkan pengunjung dengan cara yang belum pernah ada sebelumnya. Â
Pada konferensi pers, bintang pop virtual Luo Tianyi tampil istimewa, membawakan cuplikan berdurasi satu menit dari lagu tema festival "Seribu Lentera."
Acara ini akan dilengkapi dengan serangkaian kegiatan budaya dan pariwisata, termasuk âGala Wisatawan Global Tahun Baru Imlek (Zigong)â untuk menarik pengunjung internasional, dan âPerjalanan Musik · Malam Zigong,â yang memadukan pertunjukan langsung dengan pemandangan lampion. Â
Kanvas Budaya dalam Cahaya
Diakui sebagai warisan budaya takbenda nasional, Festival Lentera Zigong sering disebut sebagai "Pertunjukan Lentera Terbaik di Dunia" dan berkontribusi pada penetapan Festival Musim Semi Tiongkok oleh UNESCO baru-baru ini. Â
Instalasi tahun ini disusun di sepuluh zona bertema, seperti âJalan Simpul China,â âLapangan Keberuntungan,â âLegenda Mulan,â dan âChina yang Ajaib.â Lebih dari 11 set lampion berskala besar dan 200 set lampion berukuran kecil akan menghidupkan kisah-kisah dari mitologi, sejarah, dan cerita rakyat Tiongkok. Â
Beberapa daya tarik utamanya meliputi rangkaian lampion sepanjang 210 meter yang terinspirasi oleh teks kuno Zhuangzi , yang menggambarkan burung Peng mitos untuk melambangkan kekuatan nasional; pajangan "Legenda Mulan" sepanjang 180 meter yang menggabungkan sosok sang pahlawan wanita dengan kuda-kuda yang sedang berlari kencang;
Serta "Gerbang Simpul Bercahaya" setinggi 35 meter, yang dirancang sebagai portal simetris yang menghubungkan masa lalu dan masa kini.
"Binatang Keberuntungan Nian" yang didukung AI memungkinkan pengunjung untuk berkomunikasi dengan makhluk mitos tersebut. Â
Inovasi Ramah Lingkungan
Festival tahun ini juga menampilkan kreativitas berkelanjutan, dengan menggabungkan bahan daur ulang dan bahan lokal seperti porselen biru-putih, jerami, botol obat bekas, dan cabai ke dalam desainnya. Â
Di âZona Warisan Tak Benda,â 200 kilogram jerami telah diubah menjadi binatang emas yang megah, sementara 15.000 cabai merah dan 46.000 botol daur ulang masing-masing membentuk burung phoenix yang berapi-api dan unicorn air. Â
Galeri Lampion Kreatif yang dikurasi secara khusus menampilkan desain yang diadaptasi dari gambar anak-anak yang dikirimkan dari seluruh dunia, mencerminkan daya tarik global dari seni lampion Zigong. Â
Pengalaman Interaktif
Melampaui tampilan statis, festival tahun ini memperkenalkan interaksi AI, sensor gerak, dan teknologi respons sentuh. Pengunjung dapat memicu efek cahaya dan suara, berinteraksi dengan penampil virtual dan dinosaurus animatronik, serta menjelajahi "Pasar Lentera Salt Street" sepanjang 300 meter yang dirancang khusus untuk kesempatan berfoto, memadukan estetika tradisional dan cyberpunk. Â
Pengalaman teater interaktif di seluruh taman memungkinkan para pengunjung untuk berinteraksi dengan para pemain dan menyelesaikan tugas-tugas berbasis cerita di sepanjang rute. Â
Harga Tiket
Harga tiket tetap terjangkau: selama periode puncak dari Malam Tahun Baru Imlek hingga Festival Lentera (17 Februari - 1 Maret), tiket dewasa dihargai Â¥168 (sekitar Rp400 ribu), dengan harga diskon Â¥98 (Rp235 ribu). Tarif di luar musim puncak adalah Â¥118 (Rp284 ribu) dan Â¥80 (192 ribu). Tiket kombo yang mencakup akomodasi, produk budaya, dan atraksi lokal lainnya juga tersedia. Â
Peningkatan digital mencakup platform seluler terpadu untuk pemesanan tiket, parkir, tempat makan, dan akomodasi. Pihak berwenang juga telah menerapkan langkah-langkah ketat untuk mencegah penagihan berlebihan dan memastikan keselamatan pengunjung. Â
Perayaan di Seluruh KotaÂ
Selain taman lampion, Zigong akan menyelenggarakan lebih dari 350 acara budaya dan pariwisata di seluruh kota, termasuk tur warisan budaya di Museum Sejarah Garam, pertunjukan lampion naga di Taman Dinosaurus Fangte, pelayaran malam di Sungai Fu, dan festival makanan dan musik lokal di kota-kota tetangga. Â
Panduan kuliner yang baru dirilis dan program manfaat pengunjung yang melibatkan hampir 200 bisnis lokal menawarkan insentif tambahan. Pembukaan hotel internasional baru-baru ini seperti Howard Johnson dan Hilton telah memperluas pilihan akomodasi. Â
Festival Lampion Dinosaurus Internasional Zigong ke-32 diposisikan tidak hanya sebagai tontonan visual tetapi juga sebagai jembatan budaya - menghubungkan tradisi dengan inovasi dan mengundang dunia untuk melangkah ke dalam perayaan Tahun Baru Imlek yang bercahaya.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Lili Lestari
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.