Mau Tahu? Kapan Waktu Tepat Ganti Oli Kendaraan, Berikut Tips dari Pertamina Lubricants
Sabtu, 24 Jan 2026, 16:17 WIBJAKARTA- Banyak pengendara masih bingung menentukan kapan sebaiknya mengganti oli kendaraan. Padahal, oli berperan menjadi pelindung utama mesin dari panas dan gesekan. Seiring pemakaian, oli akan mengalami proses alami seperti oksidasi, penguapan, dan terkontaminasi sisa pembakaran. Ketika masa pakainya sudah habis, kemampuan oli untuk melindungi komponen mesin pun berkurang.
Untuk membantu pengendara menjaga kondisi kendaraannya tetap prima, Pertamina Lubricants membagikan tips untuk mengenali kapan oli perlu diganti serta bagaimana memperpanjang masa pakainya supaya mesintetap optimal.
Secara umum, penggantian oli dilakukan setiap 2.000-3.000 kilometer untuk motor dan 5.000-15.000 kilometer untuk mobil. Namun, patokan itu tidak bersifat mutlak, dan dapat bervariasi tergantung pada jenis pelumas yang digunakan(mineral, semi-sintetik, atau full synthetic), performa level suatu pelumas, penggunaan bahan bakar yang tepat dan sesuai dengan rekomendasi pabrikan serta waktu perawatan kendaraan secara terjadwal.
âRentang waktu penggantian oli tidak hanya bergantung pada jarak tempuh, tapi juga pada kemampuan pelumas menghadapi beban dari mesin kendaraan dengan kondisi ekstrem jalanan seperti debu dan kemacetan. Oli full synthetic umumnya memiliki ketahanan lebih baik dibandingkan jenis mineral. Karena itu, penting bagi pengendara untuk memahami karakteristik oli yang digunakan agar bisa menyesuaikan jadwal penggantian dengan lebih tepat,â jelas Senior Analyst PCO & Specialties PT Pertamina Lubricants, Mulianto dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, baru-baru ini.
Selain patokan jarak, ada sejumlah tanda yang bisa menjadi indikator jika oli perlu segera diganti, seperti suara mesin terdengar kasar atau berdengung. Seiring pemakaian, lapisan oli di antara komponen logam menjadi lebih tipis. Gesekan pun meningkat, membuat suara mesin terdengar lebih keras atau kasar.Â
Hal lainnya adalah tarikan kendaraan terasa berat. ââOli yang sudah lama digunakan tidak lagi mengalir sebaik saat baru diganti. Akibatnya, pergerakan komponen internal seperti piston dan katup menjadi kurang mulus. Respons gas terasa lebih lambat, suhu mesin cepat naik, dan tenaga kendaraan pun berkurang, terutama saat menghadapi kemacetan atau jalan menanjak.
Pertanda juga bisa dilihat pada suhu mesin terasa panas.Mesin yang panas kata Mulianto bisa jadi akibat gesekan antar komponen dari mesin yang berlebih. Ini menjadi tanda bahwa kinerja oli di dalam kendaraan mengalami penurunan performa.
Kemudian ciri lainnya adalah konsumsi bahan bakar meningkat. Ketika pelumas sudah melewati masa pakai idealnya, mesin perlu bekerja lebih keras untuk menghasilkan tenaga yang sama. Proses pembakaran menjadi kurang efisien, sehingga bahan bakar yang terpakai lebih banyak dibanding kondisi normal.
Catat Tanggal dan Jarak Tempuh
Pengendara pun disarankan mencatat tanggal dan jarak tempuh setiap kali mengganti oli, agar lebih mudah memantau masa pakai oli.
Untuk mendorong kebiasaan perawatan kendaraan yang lebih disiplin, Pertamina Lubricants menghadirkan promo Hari Gajian dan promo Mudah Cuan, dua promo cashback oli yang berlangsung sepanjang Januari hingga Desember 2026 dan dapat dimanfaatkan di lebih dari 2.000 bengkel rekanan di seluruh Indonesia.Â
Melalui promo Hari Gajian dan Mudah Cuan, konsumen yang melakukan penggantian oli Pertamina minimal 0,8 liter untuk oli motor, 3.5 liter untuk oli mobil, atau 4 liter untuk oli niaga berkesempatan mendapatkan e-voucher MyPertamina atau saldo e-wallet.
Promo Hari Gajian berlaku di setiap awal bulan (tanggal 1â7), sedangkan program Mudah Cuansetiapakhir bulan (tanggal 25â30). Konsumen dapat memilih program yang sesuai, program awal bulan dan/atau program akhir bulan, sesuai dengan kebutuhan mereka.
Melalui promo Hari Gajian dan program Mudah Cuan, Pertamina Lubricants tidak hanya memberikan nilai tambah bagi konsumen, tetapi juga mengajak pemilik kendaraan untuk lebih memperhatikan perawatan dasar sebagai bagian dari keselamatan, kenyamanan, dan efisiensi berkendara sehari-hari.
Redaktur: Vitto Budi
Penulis: Vitto Budi
Berita Terkait:
-
Pengobatan korban banjir di Nagan Raya
-
Badai Tropis Fengshen Ancam Filipina dengan Banjir dan Longsor
-
Waduk Sei Jago di Bintan Membutuhkan Rehabilitasi Total
-
Terbang dari Halim Makin Mudah, Citilink Tambah 2 Rute ke Sumatera
-
Jadwal Liga Spanyol, Barcelona Ditantang Villarreal
-
Pemkot Semarang dan KNPI Gelar Ajang Debat Mahasiswa untuk Asah Gagasan Muda
-
Target penyaluran beras SPHP 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.