Banjir Kedoya Hari Ini Bikin Aktivitas Lumpuh, Air Rendam Permukiman hingga 80 Cm

Jumat, 23 Jan 2026, 14:30 WIB

JAKARTA - Banjir kembali merendam wilayah Kedoya Utara dan Kedoya Selatan, Jakarta Barat, pada hari ini setelah hujan deras mengguyur Jakarta sejak malam hingga pagi hari. Genangan air membuat aktivitas warga terganggu dan sejumlah ruas lingkungan permukiman terendam dengan ketinggian bervariasi.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat banjir di Kedoya Utara merendam sedikitnya tujuh RT dengan ketinggian air berkisar 15 hingga 80 sentimeter. Sementara di Kedoya Selatan tercatat empat RT terdampak dengan ketinggian genangan mencapai sekitar 80 sentimeter.

Ket. Foto: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat banjir di Kedoya Utara merendam sedikitnya tujuh RT dengan ketinggian air berkisar 15 hingga 80 sentimeter. — Sumber: Koran Jakarta/Paundra Zakirulloh

Dampak banjir tidak hanya terjadi di kawasan Kedoya, tetapi juga meluas ke sejumlah wilayah lain di Jakarta Barat seperti Duri Kosambi, Kapuk, Kedaung Kali Angke, dan Rawa Buaya. Secara keseluruhan, BPBD melaporkan lebih dari seratus RT di Jakarta masih terendam genangan dengan ketinggian air mulai dari puluhan sentimeter hingga lebih dari satu meter di beberapa titik rawan.

Kondisi di lapangan menunjukkan warga harus beraktivitas di tengah genangan, termasuk pengendara motor yang nekat menerobos banjir demi tetap bisa bekerja atau beraktivitas. Sejumlah petugas juga terlihat melakukan pemantauan dan pengamanan di area terdampak untuk memastikan lalu lintas lingkungan tetap berjalan meski terbatas.

BPBD DKI Jakarta menyebut hujan dengan intensitas tinggi menjadi pemicu utama terjadinya banjir di wilayah Jakarta Barat termasuk Kedoya. Curah hujan yang tinggi membuat saluran air tidak mampu menampung debit air sehingga memicu luapan dan genangan di kawasan permukiman padat penduduk.

Selain merendam rumah warga, banjir juga berdampak pada mobilitas masyarakat karena beberapa ruas jalan lingkungan sulit dilalui kendaraan. Warga di wilayah terdampak terpaksa menyesuaikan aktivitas harian dan sebagian memilih menunggu air surut sebelum kembali beraktivitas normal.

Petugas gabungan dari BPBD, Dinas Sumber Daya Air, dan aparat wilayah setempat terus melakukan penanganan dengan memantau pompa air dan membersihkan saluran drainase. Upaya tersebut dilakukan untuk mempercepat surutnya genangan sekaligus mencegah potensi banjir susulan jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.

BPBD juga mengimbau warga yang tinggal di wilayah rawan banjir seperti Kedoya agar tetap waspada terhadap potensi kenaikan muka air. Masyarakat diminta untuk mengamankan barang berharga dan memperhatikan keselamatan, terutama bagi anak-anak dan lansia yang berada di area terdampak.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.