Pemprov Sumut Sediakan Anggaran Rp43 Miliar untuk Jalankan Sekolah Gratis
Kamis, 22 Jan 2026, 06:51 WIBMEDAN â Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menyediakan anggaran Rp43 miliar untuk menjalankan Program Unggulan Bersekolah Gratis (PUBG) bagi siswa SMA/SMK/SLBÂ negeri se-Sumut tahun ini.
"Total anggaran Rp43 miliar yang akan mengaver program sekolah gratis tahun ajaran 2026â2027," ucap Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumut Alexander Sinulingga dalam temu pers di Medan, Rabu (21/1).
Program ini, kata dia, awalnya akan dilaksanakan di lima kabupaten/kota di Kepulauan Nias, Sumatera Utara, yakni Nias, Nias Selatan, Nias Utara, Nias Barat, dan Gunungsitoli.
Jumlah siswa SMA/SMK/SLBÂ negeri di Kepulauan Nias sebagai penerima manfaat program tersebut 41.000 orang dengan jumlah anggaran Rp21 miliar.
Akan tetapi, PUBG juga diterapkan lima kabupaten/kota terdampak bencana paling parah di Sumatera Utara, yakni Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Sibolga, dan Langkat.
Di lima daerah terdampak bencana paling parah itu dengan target penerima manfaat PUBG 51.000 siswa dengan anggaran Rp22 miliar.
"Program PUBG ini berlaku daerah-daerah yang sudah ditetapkan, yakni Kepulauan Nias dan lima daerah terdampak bencana atas arahan Gubernur Sumut. Berlaku untuk keseluruhan, bukan hanya kecamatan tertentu," kata dia.
Pihaknya juga segera menyusun Peraturan Gubernur (Pergub) Sumatera Utara yang berfungsi sebagai landasan hukum turunan dari peraturan lebih tinggi.
"Untuk skemanya nanti akan kita susun pergub sebagai petunjuk teknisnya, dan dananya nanti akan kita transfer ke rekening masing-masing sekolah,â ujarnya.
Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution akan memperluas sekolah gratis tahap pertama korban terdampak banjir dan longsor di wilayah itu tahun depan.
"SMA, SLB, SMK negeri tahun depan kita prioritaskan Kepulauan Nias, tetapi karena Tapsel (Tapanuli Selatan), Tapteng (Tapanuli Tengah), Sibolga, Langkat, Taput (Tapanuli Utara) terdampak bencana, maka kita gratiskan juga tahun depan,â kata Bobby setelah menghadiri perayaan Natal 2025 di Desa Simataniari, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Sabtu (27/12).
Selain itu, Pemerintah Provinsi Sumut pada tahun depan meringankan biaya kuliah bagi mereka yang berasal dari daerah-daerah terdampak banjir dan longsor.
Pihaknya memastikan bahwa Pemprov Sumut akan membantu biaya pendidikan bagi orang tua yang anaknya sedang berkuliah.
"Ini dikarenakan banyak korban bencana banjir dan longsor kehilangan mata pencaharian utamanya," katanya.
- Pemprov Sumut
- Sekolah Gratis
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Hasil Liga Spanyol: Atletico Madrid Ditundukkan Rayo Vallecano 0-3
-
Mudik Gratis! Pertamina Berangkatkan 5.000 Lebih Peserta dalam Program Mudik Bareng 2026
-
Ratusan Ogoh-Ogoh di Denpasar Meriahkan Malam Pengerupukan Nyepi 2026
-
Kementerian Ekraf Kolaborasi Bersama Folago Bahas Peluang Monetisasi Kreator
-
Dukung Petani Hortikultura, Syngenta Indonesia Luncurkan Buku Pintar Budidaya Sayuran
-
Minimalkan Dampak Bencana, BPBD Natuna Perkuat Mitigas melalui Kajian Risiko Bencana
-
Kemensos Buka Opsi Reaktivasi Otomatis PBI bagi Penyakit Katastropik
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.