Antisipasi Musim Ekstrem, Tangerang Perkuat Laporan Pohon Rawan Tumbang

Senin, 19 Jan 2026, 17:45 WIB

Tangerang - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang, Banten, meminta peran aktif masyarakat melaporkan kepada petugas jika menemukan adanya pohon rawan tumbang untuk segera ditangani sebab cuaca ekstrem masih terjadi sepekan ini.

Kepala Disbudpar Kota Tangerang Boyke Urip Hermawan di Tangerang, Senin (19/1), mengatakan mitigasi dini ini dilakukan sebagai upaya mencegah dan upaya memberikan rasa aman bagi warga. Pasalnya, sejak awal tahun terjadi beberapa kasus pohon tumbang dampak dari cuaca ekstrem.

Ket. Foto: Petugas Damkar menyingkirkan batang pohon yang tumbang di Jalan Imam Bonjol, Karawaci, Kota Tangerang, Banten. — Sumber: Antara

Hal ini juga untuk merespons penetapan status darurat bencana hidrometeoroligi yang ditetapkan Wali Kota Tangerang sebagai tindak lanjut informasi dari BMKG mengenai cuaca ekstrem.

"Laporkan jika ada pohon rawan tumbang kepada kami melalui aplikasi Laksa maupun 112. Ini sebagai upaya mencegah dan memberikan rasa aman sebab angin kencang masih sering terjadi," ujarnya.

Di sisi lain, lanjut Boyke, Pemkot Tangerang telah asuransikan pohon-pohon besar untuk mengantisipasi jika terjadi peristiwa tumbang dan menimpa warga maupun merusak kendaraan serta fasilitas lainnya.

Sepanjang 2025 Pemkot Tangerang mencatat ada 15 klaim asuransi akibat peristiwa pohon tumbang dan telah dicairkan. Klaim terbanyak berasal dari kerusakan kendaraan rinciannya 10 mobil, empat motor, dan satu lainnya adalah hunian

”Adapun klaim dengan nilai terbesar mencapai Rp20 juta, dengan jenis klaim body injury. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan MH Thamrin, tepatnya di depan Makam Bungur Tangerang pada 5 Maret 2025,” kata Boyke

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Mahdiar mengatakan wilayah Kota Tangerang masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga sedang sepanjang sepekan ke depan

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap dampak yang mungkin ditimbulkan, seperti genangan air, jalan licin, serta potensi gangguan kesehatan akibat cuaca lembap.

”Warga disarankan membawa perlengkapan pelindung hujan, menjaga kebersihan lingkungan, serta memastikan saluran air di sekitar tempat tinggal tetap lancar,” ucapnya.

Selain itu masyarakat juga diingatkan untuk menjaga daya tahan tubuh dengan pola hidup sehat, konsumsi makanan bergizi, dan istirahat yang cukup. Bagi pengguna jalan, kehati-hatian ekstra sangat dianjurkan terutama saat hujan turun.

”Seluruh warga Kota Tangerang untuk terus memantau informasi cuaca terkini dari sumber resmi dan menyesuaikan aktivitas sesuai dengan kondisi cuaca demi keselamatan dan kenyamanan bersama,” katanya.

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.