- Home
-
- Megapolitan
-
- Banjir Membuat Ratusan War...
Banjir Membuat Ratusan Warga Kelapa Gading Harus Mengungsi
Minggu, 18 Jan 2026, 14:43 WIBJAKARTA â Hujan deras Minggu pagi telah membuat banjir dan genangan di mana-mana. Sebanyak 200 warga RW 03 Kelurahan Pegangsaan Dua, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara terpaksa mengungsi ke akibat banjir. âPara pengungsi tersebar di beberapa masjid, mushalla serta gardu warga yang dijadikan tempat penampungan sementara,â Lurah Pegangsaan Dua Sarmudi di Jakarta, Minggu.
Ia mengatakan ratusan warga mengungsi ke sejumlah lokasi mulai dari Masjid At-Taqwa RT 003/03, Masjid Al-Husnah RT 004/03, Gardu FBR dan Mushola Darul Mukmin RT 005/03, kemudian Masjid Jami Albahriyah RT 006/03. âSementara RT 007/03 tercatat tidak ada pengungsi,â kata dia.
Ia mengatakan dari total 201 pengungsi tersebut, terdapat 19 lansia serta 37 balita dan anak-anak yang menjadi perhatian utama. Mereka ditampung bersama kepala rumah tangga, ibu rumah tangga dan warga dewasa lainnya dengan kondisi yang masih terbatas,
Pihak kelurahan bersama unsur terkait, seperti BPBD, Kecamatan, dan Suku Dinas Sosial Kota Administrasi Jakarta Utara berupaya memastikan keselamatan dan kebutuhan dasar para pengungsi tetap terpenuhi.
Ia mengatakan keselamatan warga adalah prioritas utama dan saat ini kami terus melakukan pendataan, pemantauan kondisi di lokasi pengungsian. âKami juga berkoordinasi dengan pihak terkait agar bantuan dapat segera disalurkan sesuai kebutuhan,â ujarnya.
Ia menambahkan saat ini kebutuhan mendesak yang saat ini diperlukan meliputi popok dewasa dan balita, selimut, susu untuk anak, perlak, biskuit, serta perlengkapan kebersihan dan kesehatan seperti sabun dan minyak kayu putih. âKami berharap dukungan dari berbagai pihak agar kebutuhan para pengungsi, khususnya lansia dan anak-anak, dapat segera terpenuhi. Semangat gotong royong menjadi kekuatan dalam situasi seperti ini,â kata dia.
Pemkot Jakut Sedot Genangan
Pemerintah Kota Jakarta Utara (Pemkot Jakut) mengoptimalkan seluruh pompa air permanen dan portabel di daerah itu untuk penyedotan banjir pada sejumlah titik. "Kami terus berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air (SDA), TNI, Polri, serta pengelola kawasan Ancol agar dikerahkan seluruh pompa yang ada untuk mempercepat penyedotan air," kata Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat di Jakarta, Minggu.
Ia menegaskan, pihaknya melakukan penyedotan air  secara maksimal dan seluruh pompa milik SDA dalam kondisi siaga. Pihaknya juga berkoordinasi dengan Ancol yang memiliki pompa internal, termasuk melakukan pembukaan pintu air Marina agar aliran air sungai bisa segera dialirkan ke laut.
Sementara, Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Erick Frendriz mengatakan petugas kepolisian juga disiagakan di sejumlah ruas jalan yang tidak dapat dilalui kendaraan. Ia mengatakan pengendara diarahkan untuk menggunakan jalur alternatif agar tidak memaksakan melintas dan menghindari kendaraan mogok yang dapat memperparah kemacetan.
Kombes Pol Erick menambahkan banjir juga sempat terjadi di beberapa wilayah lain seperti Kelapa Gading, Pluit dan Semper Barat. Namun, sebagian besar banjir di wilayah tersebut sudah berangsur surut. Ia mengatakan yang masih cukup dalam saat ini berada di kawasan Gunung Sahari dan beberapa ruas di Kelapa Gading.
âKami terus lakukan pemantauan hingga kondisi benar-benar aman,â kata dia. Sebelumnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat tiga RT dan 18 ruas jalan di Jakarta Utara terendam banjir hingga Minggu siang. âHingga pukul 11.00 WIB empat RT dan 18 ruas jalan terendam air dengan ketinggian yang bervariasi,â kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD Provinsi DKI Jakarta, Mohamad Yohan.
Ia mengatakan satu RT di Kelurahan Ancol terendam banjir dengan ketinggian 25 sentimeter (cm) dan dua RT di Kelurahan Pademangan Barat terendam banjir dengan ketinggian 30 cm. Kemudian satu RT di Kelurahan Kapuk Muara terendam banjir dengan ketinggian 30 cm. âBanjir ini dipicu curah hujan yang tinggi,â katanya.
Selain itu 18 ruas jalan juga terendam banjir di Jakarta Utara dan yang tertinggi ada di Jalan Kampung Sepatan, Kelurahan Rorotan Cilincing dengan ketinggian air mencapai 100 cm diikuti Jalan Karang Bolong Raya, Ancol setinggi 70 cm. Di Kecamatan Cilincing sejumlah ruas jalan terendam banjir mulai dari Jalan Cakung Cilincing setinggi 20 cm, Jalan Kalibaru Barat 30 cm, Jalan Raya Cilincing Kalibaru 20 cm dan Jalan Babel TNI Rorotan 40 cm.
Sementara Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Utara, Heria Suwandi menyatakan pihaknya telah mengerahkan 50 stasiun pompa yang tersebar di 17 rumah pompa dan seluruhnya beroperasi penuh. Selain itu, sebanyak 16 unit pompa portabel (mobile) dikerahkan untuk mempercepat penurunan genangan.
- Warga Mengungsi
- Banjir Bandang
- kelapa gading
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Tiket Masuk Kawasan Wisata Cibodas Gratis
-
Pembersihan material pascabanjir bandang di Demak
-
Banjir Bandang Kembali Landa Desa Jamali, Cianjur, 15 Rumah Rusak Berat dan 15 Rumah Lain Rusak Sedang
-
Dapur Umum untuk Warga Terdampak Banjir Bandang di Situbondo
-
Rupiah Hari Ini Tersungkur! Ancaman Blokade AS ke Teluk Oman Picu Kepanikan Pasar
-
Kali Cijayanti Meluap, Ratusan Rumah Warga Babakanmadang Bogor Terendam Banjir
-
Bantai Rival Papan Atas 5-0, Leipzig Kirim Pesan Teror ke Puncak Klasemen Bundesliga
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.