Kadin Indonesia Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tahun 2026 Sekitar 5,4-5,5 Persen
Sabtu, 17 Jan 2026, 14:05 WIBJAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2026 di kisaran 5,4-5,5 persen. Kadin meyakini pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa lebih tinggi di tengah pelemahan ekonomi global yang diperkirakan tumbuh tiga persen.
âIndonesia tetap menunjukkan tingkat kepercayaan yang baik dengan pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen. Kepercayaan ini berdasarkan pada pertumbuhan sektor perdagangan yang berlanjut di triwulan III dan IV tahun 2025,â Kata Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, dalam forum diskusi âGlobal & Domestic Economic Outlook 2026â di Jakarta, Kamis (15/1).
Pertumbuhan ekonomi tahun ini, tambah Kadin, didukung oleh arah ketahanan energi Indonesia yang makin kuat. Selain itu, pemerintah juga berkomitmen dalam mengembangkan pusat data dan teknologi kecerdasan buatan.
Kadin Indonesia juga menekankan pentingnya perhatian terhadap perekonomian daerah. Waketum Kadin Indonesia Aviliani menilai perlunya evaluasi terhadap kebijakan pengurangan transfer ke daerah.
âKebijakan itu berpotensi memengaruhi pertumbuhan ekonomi regional,â ucap Aviliani yang mengetuai Bidang Bidang Analisis Kebijakan Makro-Mikro Ekonomi di Kadin Indonesia.
Menurut dia, pemerintah pusat perlu melibatkan pemerintah daerah dalam pengambilan kebijakan. Ini agar pemerintah daerah tetap merasakan manfaat dalam proses pengambilan kebijakan.
Optimisme Kadin terhadap perekonomian domestik ke depan, juga disertai kehati-hatian akan risiko global. âTantangan utama bagi Indonesia dan kawasan Asean adalah bagaimana meningkatkan daya tarik investasi,â kata Sekretaris Jenderal International Economic Association, Lili Yan Ing.
Menurut dia, Indonesia masih tertinggal dalam hal rasio investasi langsung terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Rasio Indonesia masih sekitar 1,2 persen dan menjadi yang terendah dibandingkan negara Asean lainnya.
âSebagai perbandingkan, rasio investasi langsung terhadap PDB negara Singapura sebesar 27 persen, Vietnam 4,2 persen. Ini menunjukkan masih perlunya reformasi struktural dan reformasi iklim usaha di Indonesia untuk meningkatkan daya saing investasi,â kata Lili menutup analisisnya. ils/I-1Â
- Pertumbuhan Ekonomi
- Kadin Indonesia
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Investasi Penting untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah
-
Harga Emas UBS, Antam, Galeri24 di Pegadaian Sabtu (28/3) Pagi Turun
-
Film “Dilan ITB 1997” Rilis Teaser
-
Ekonomi Tangerang Ditopang Tiga Sektor
-
Ekonom: Industri Game Indonesia Berpotensi Dukung Pertumbuhan Ekonomi
-
Disdikpora Bikin Rancangan Kesepakatan Sekolah dan Orang Tua Siswa untuk SPMB 2026
-
Ekonomi Jakarta Nyaris Capai 6 Persen
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.