Macron: Dua Pertiga Intelijen Ukraina Disediakan Prancis

Jumat, 16 Jan 2026, 23:55 WIB

PARIS - Presiden Prancis Emmanuel Macron menyatakan bahwa Prancis saat ini menyediakan sekitar dua pertiga intelijen militer Ukraina dalam perang melawan Rusia.

Dari Militarnyi, Menurut Macron, dinas-dinas Prancis mengoordinasikan dan menyediakan data intelijen kepada tentara Ukraina yang diperlukan untuk merencanakan operasi ofensif dan pertahanan.

Ket. Foto: Paris sedang mempertimbangkan kemungkinan mengerahkan beberapa ribu pasukan Prancis setelah perang berakhir untuk mengendalikan perbatasan dan menstabilkan situasi. — Sumber: Istimewa

Menurut pemimpin Prancis, peran Paris ini menjadi sangat penting di tengah peninjauan sebagian kerja sama dengan AS dalam penyediaan informasi intelijen.

“Meskipun setahun lalu Ukraina sangat bergantung pada kemampuan intelijen Amerika, saat ini dua pertiga dari intelijen tersebut disediakan oleh Prancis. Dua pertiga,” kata Emmanuel Macron.

Prancis adalah salah satu pusat koalisi negara-negara yang bersedia membahas jaminan keamanan dan dukungan lebih lanjut untuk Ukraina di periode pasca-perang.

Pada pertemuan puncak di Paris tanggal 6 Januari, Macron menegaskan rencana untuk mengerahkan pasukan multinasional jika perang berakhir, dengan partisipasi Prancis, Inggris, dan mitra lainnya.

Ia juga mencatat bahwa tentara Ukraina tetap menjadi "garis pertahanan pertama", dan bahwa dukungan eksternal harus memperkuat kemampuannya, termasuk intelijen dan logistik.

Paris sedang mempertimbangkan kemungkinan mengerahkan beberapa ribu pasukan Prancis setelah perang berakhir untuk mengendalikan perbatasan dan menstabilkan situasi.

Macron menekankan bahwa unit-unit ini tidak akan ikut serta dalam operasi tempur dan akan ditempatkan “jauh dari garis depan.”

Dukungan Prancis tidak hanya mencakup intelijen, tetapi juga modernisasi pasukan dan kemungkinan partisipasi dalam pelatihan personel militer Ukraina di masa mendatang.

Sebelumnya, Paris juga membahas pengerahan dua brigade untuk menjamin keamanan Ukraina di Eropa setelah berakhirnya perang.

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

PT Telkom Indonesia Nyatakan Konektivitas Digital Pascagempa NTT Sudah Pulih 100 Persen

Hingga Agustus, Samsat Palu Catat Realisasi PKB Rp50,72 Miliar

Mentan Andi Amran Sulaiman Copot 14 Pejabat Kementan, Diduga Terlibat Penyimpangan Uang Miliaran

3,6 Ton Daging Tanpa Dokumen Digagalkan di Pelabuhan Merak, Langsung Dimusnahkan.

Jelang MotoGP Mandalika 2026, Pemkab Lombok Tengah Bentuk Satgas Pengawasan Akomodasi.

Akibat Korsleting Listrik, Sebuah Rumah di Matraman Jakarta Timur Terbakar

Ekspor Perikanan Batam ke Singapura Capai 3.678 Ton, Nilainya Rp125 Miliar.

Mataram Siapkan 60.000 Benih Ikan Nila, Dorong Ketahanan Pangan Masyarakat.

Berikut Daftar Harga Emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian yang Kompak Turun pada Rabu (19/8)

Harga Pupuk Turun 20 Persen, Petani Sumedang Rasakan Biaya Produksi Lebih Ringan.

Harga Emas Antam Anjlok Rp50.000 Menjadi Rp2,645 Juta/Gr pada Rabu (19/8)

TelkomGroup Pulihkan 100 Persen Layanan Telekomunikasi Pascagempa NTT

Menaker: Jaminan Sosial Harus Jadi Jalan Menuju Kemandirian Ekonomi Keluarga Pekerja.

PT Pertamina Patra Niaga Bantu 35.000 Lt Air Bersih untuk Warga Maumere

Pameran SBY Art Community 2026 Jadi Jembatan Seni Jakarta dan Berlin

Ekspor TPT Semester I 2026 Capai USD4,85 Miliar, Serap 3,8 Juta Pekerja

Panglima TNI Terima 76 Paskibraka 2026, Perkuat Semangat Generasi Muda.

Kualitas Udara di Banjarbaru Sangat Tidak Sehat, BMKG Minta Warga Waspada

Tindak Lanjut Gempa Flores, PU Percepat Pendataan RS, Kantor, dan Sarana Air Bersih

TNI Kerahkan 1.265 Personel dan Salurkan 188 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.