Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KKP: Tanggul Laut Pantura Segera Dieksekusi, Survei Telah Rampung

📅 Jumat, 16 Jan 2026, 15:48 WIB | Oleh:
KKP: Tanggul Laut Pantura Segera Dieksekusi, Survei Telah Rampung Doc: ist
Ket. mengatasi banjir

JAKARTA – Warga pantura yang biasa kebanjiran boleh lega karena mungkin tanggul laut segera dibangun. Alasannya, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah merampungkan survei Hidro-Oseanografi di Teluk Jakarta dan perairan Semarang sebagai langkah strategis untuk memperkuat perencanaan pembangunan tanggul laut di kawasan Pantai Utara Jawa (Pantura).

Direktur Jenderal Penataan Ruang Laut KKP Kartika Listriana menyampaikan survei yang dilaksanakan bersama Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) ini menjadi fondasi ilmiah bagi Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa (BOPPJ) dalam menyusun desain teknis perlindungan pesisir.

Dalam keterangan KKP yang diterima di Abu Dhabi, Kamis, Kartika menyampaikan bahwa penyelesaian survei ini merupakan tonggak penting dalam upaya pemerintah mengatasi kerentanan pesisir Pantura terhadap banjir rob, erosi, dan penurunan muka tanah.

Tak hanya itu, KKP juga akan memanfaatkan hasil survei tersebut untuk penataan serta pengembangan kawasan pesisir dan kota-kota pesisir di pantura.

“Tantangan pembangunan wilayah pesisir semakin kompleks akibat perubahan iklim, kenaikan muka air laut, dan land subsidence yang terjadi cepat di berbagai kota besar,” ujar Kartika.

Ia menegaskan bahwa Teluk Jakarta dan perairan Semarang merupakan dua kawasan dengan tingkat kerentanan tertinggi di Pantura.

Karena itu, intervensi berbasis data ilmiah disebut diperlukan untuk memastikan ketepatan desain infrastruktur dan meminimalkan risiko lingkungan maupun sosial.

Survei yang berlangsung pada 20 November–29 Desember 2025 ini mencakup pengumpulan data bathymetry (pemetaan kedalaman), geofisika, pemodelan hidrodinamika, pola arus dan gelombang, analisis sedimen dan transportasi sedimen, hingga kualitas air.

Seluruh proses dilakukan mengikuti standar nasional dan internasional untuk menghasilkan data yang lengkap dan akurat.

Komandan Pusat Hidro-Oseanografi TNI AL Budi Purwanto menegaskan dukungan penuh TNI AL dalam penyediaan data untuk pembangunan tanggul laut sebagai bagian dari proyek strategis nasional.

Deputi I BOPPJ Sawarendro menyambut baik rampungnya survei tersebut. Menurutnya, langkah KKP dan Pushidrosal menjadi bagian penting dari upaya pemerintah mengatasi persoalan kronis banjir rob dan memperkuat ketahanan wilayah pesisir.

“Ini kebutuhan mendesak yang berorientasi pada mitigasi risiko bencana sekaligus penguatan ketahanan wilayah pesisir,” ucap Sawarendro.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Olahraga
Hari Ini Indonesia Berharap...
Nasional
Jenazah ABK KM Arupadhatu I...
Advertisement
Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.