- Home
-
- Megapolitan
-
- DKI Masuk Tiga Besar Inves...
DKI Masuk Tiga Besar Investasi dan Ekspor Ekonomi Kreatif Nasional
Rabu, 14 Jan 2026, 18:15 WIBJAKARTA - Provinsi DKI Jakarta disebut oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menjadi salah satu dari tiga daerah dengan kontribusi terbesar terhadap investasi dan ekspor sektor ekonomi kreatif nasional.
âBerdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per Oktober 2025, realisasi investasi sektor ekonomi kreatif telah mencapai 97 persen dari target nasional sebesar 136 triliun rupiah, dan tiga besarnya berasal dari DKI Jakarta,â kata Riefky saat peresmian Tahilalats Station di Dukuh Atas, Jakarta, Rabu (14/1).
Dia juga menyampaikan capaian ekspor ekonomi kreatif nasional telah melampaui target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), yaitu dari target sebesar 26,4 miliar dolar AS, realisasi ekspor ekonomi kreatif per Oktober 2025 telah mencapai 101 persen, dengan DKI Jakarta yang menjadi salah satu kontributor utama.
Selain investasi dan ekspor, sambung dia, sektor ekonomi kreatif juga menunjukkan kinerja positif dari sisi penyerapan tenaga kerja. Jumlah tenaga kerja ekonomi kreatif telah mencapai 27,4 juta orang, atau melampaui target 2025 yang sebesar 25,5 juta orang.
âCapaian ini menunjukkan ekonomi kreatif berpotensi menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional,â ujar Riefky.
Oleh sebab itu, dia mengapresiasi keseriusan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif melalui berbagai kolaborasi kegiatan, mulai dari literasi, fesyen, hingga penguatan kekayaan intelektual (IP) lokal agar mampu bersaing di pasar global.
Terlebih, dia menyebutkan Jakarta akan menjadi tuan rumah World Conference on Creative Economy pada Oktober 2026, yang merupakan konferensi ekonomi kreatif terbesar di dunia, dan rencananya dihadiri perwakilan dari sekitar 50 negara.
Menurut dia, penunjukan Jakarta sebagai tuan rumah kegiatan itu sejalan dengan visi pemerintah daerah untuk menjadikan Jakarta sebagai kota global (global city), sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam peta ekonomi kreatif dunia.
Sebelumnya, Indonesia pernah menjadi tuan rumah konferensi tersebut di Bali. Pada 2026, penyelenggaraan di Jakarta diharapkan dapat memperluas kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta pelaku industri kreatif nasional.
âKami ingin melahirkan local heroes dari 17 subsektor ekonomi kreatif, kemudian mendorongnya menjadi national champion dan go global,â ungkap Riefky.
Salah satunya, kata dia, dibuktikan melalui dukungan Kementerian Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) terhadap toko hasil kolaborasi MRT Jakarta dengan industri kreatif Tahilalats (Tahilalats Station) di Stasiun MRT Dukuh Atas BNI, Tanah Abang, Jakarta Pusat, untuk pengembangan ruang interaksi. Ant
- Pemprov DKI
- Kemenekraf
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
Pesawat Kargo Pakistan K2 Airways Ditemukan Hancur di Laut Arab
-
Pemprov DKI Tanam 24.310 Mangrove di 5 Lokasi Pesisir Jakarta Utara
-
Indonesia Berpotensi Jadi Pusat Gastronomi Dunia
-
Nasib Bek Timnas Indonesia Jay Idzes di Coppa Italia: Jadi Cadangan Saat Sassuolo Menang Telak 3-0
-
Didier Deschamps Akui Prancis Tampil Tak seperti Biasanya saat Takluk dari Spanyol
-
Basuki Pasang Standar Tinggi, 170 Proyek IKN Wajib Utamakan Kualitas
-
Bagi-bagi 3.000 Bendera Merah Putih Menyambut HUT RI ke-81
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.