- Home
-
- Luar Negeri
-
- 2.000 Orang Tewas dalam Ge...
2.000 Orang Tewas dalam Gelombang Protes Iran, Trump Berang
Rabu, 14 Jan 2026, 06:30 WIBWASHINGTON DC - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump pada hari Selasa (13/1) ditanya wartawan apakah Iran telah melanggar "garis merahnya" di tengah laporan bahwa rezim Iran bermaksud untuk mulai menggantung para demonstran. "Jika mereka menggantung mereka... kami akan mengambil tindakan yang sangat tegas," kata Trump kepada CBS News.Â
Dari Newsweek, Trump menambahkan bahwa dia tidak senang dengan apa yang telah dilihatnya di Iran sejauh ini, termasuk jumlah korban tewas yang telah melampaui 2.000.Â
"Ketika mereka mulai membunuh ribuan orang, dan sekarang Anda memberi tahu saya tentang penggantungan. Kita akan lihat bagaimana hasilnya bagi mereka. Itu tidak akan berhasil," kata Trump kepada reporter CBS. Trump juga menguraikan pengumuman Truth Social sebelumnya bahwa "bantuan sedang dalam perjalanan" untuk para demonstran Iran. "Ada banyak bantuan yang sedang dalam perjalanan, dan dalam berbagai bentuk, termasuk bantuan ekonomi," katanya, merujuk pada tarif baru pada mitra dagang Iran.Â
"Dan Anda tahu, kami telah menghentikan bisnis Iran dengan kapasitas nuklirnya."
Komentar presiden tersebut muncul di tengah demonstrasi anti-pemerintah yang terus berlanjut meskipun terjadi pemadaman internet nasional dan laporan tentang penggunaan kekerasan mematikan terhadap warga sipil.
Protes yang dipicu pada 28 Desember oleh jatuhnya nilai rial, telah berkembang menjadi seruan untuk perubahan rezim.
Kelompok hak asasi manusia mengatakan ribuan orang telah ditangkap; HRANA melaporkan lebih dari 10.700 penahanan hingga hari Senin.
Saat ini di Iran komunikasi masih terbatas: telepon sebagian sudah pulih, tetapi akses internet masih tidak stabil.
Video-video menunjukkan bentrokan kekerasan, mobil-mobil terbakar, dan kerusakan pada bangunan; kelompok oposisi mengklaim jumlah korban tewas lebih tinggi. Sementara keluarga-keluarga berkumpul di Pemakaman Behesht Zahra di Teheran, meneriakkan slogan-slogan protes di makam para korban.
- Iran
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
IRGC Nyatakan Kesetiaan pada Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei
-
Babinsa TNI AD Bantu Bulog Capai Serapan Beras 3 Juta Ton
-
Kemudahan dalam Layanan JKN Selama Libur Lebaran di Kepri
-
Produksi Gabah Sidrap Melonjak, Bulog Sebut Jadi Penopang Pangan Nasional
-
Transisi Cepat Garuda Hadapi Pertahan Kokoh Saint Kitts and Nevis
-
Prancis Bela Keputusan Spanyol Larang Penggunaan Pangkalan Militer untuk Serang Iran
-
Ketegangan Memuncak di Lebanon Selatan: Asap Mengepul Setelah Bombardir Israel
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.