Pemkot Makassar Tetapkan Status Siaga Cuaca Ekstrem

Senin, 12 Jan 2026, 19:07 WIB

MAKASSAR - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar secara resmi menetapkan status siaga cuaca mulai hari ini, Senin (12/1) pasca dilakukan analisis terkait potensi cuaca ekstrem ke depan di Kota Makassar.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengatakan penetapan status siaga merupakan langkah antisipatif pemerintah daerah dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi yang dipicu oleh peningkatan curah hujan.

Ket. Foto: Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin di Kota Makassar, Senin (12/1). — Sumber: antara foto

"Setelah dilakukan rapat koordinasi untuk melihat kondisi cuaca yang terjadi sekarang dan ke depannya, kita sudah sepakat bahwa hari ini (12/1) Kota Makassar berada pada tahapan siaga," ujar Munafri Arifuddin di Makassar, Senin.

Ia menegaskan, keputusan tersebut diambil bukan berdasarkan asumsi, melainkan bersumber dari data ilmiah dan analisis resmi yang disampaikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) .

Pemerintah Kota Makassar, kata dia, menjadikan rekomendasi BMKG sebagai dasar utama dalam menetapkan langkah kebencanaan.

"Hasil keputusan ini benar-benar diperoleh dari data analisis teman-teman BMKG. Ini bukan keputusan sepihak, tetapi keputusan berbasis data dan kajian ilmiah," ujarnya menegaskan.

Dengan ditetapkannya status siaga cuaca di Kota Makassar, Pemerintah Kota Makassar bersama unsur terkait diharapkan dapat meningkatkan kesiapan personel, sarana, dan prasarana penanggulangan bencana, serta memperkuat koordinasi lintas sektor demi mengantisipasi dampak cuaca ekstrem dalam waktu dekat.

Munafri berharap, penetapan status siaga ini dapat menjadi perhatian serius bagi seluruh masyarakat Kota Makassar, untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan secara mandiri, terutama dalam menjaga keselamatan keluarga dan lingkungan sekitar.

Ia juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya saluran drainase dan area sekitar permukiman, sebagai upaya meminimalisasi risiko genangan dan banjir.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.