- Home
-
- Luar Negeri
-
- Iran Berkabung Usai 3 Nyaw...
Iran Berkabung Usai 3 Nyawa Melayang dalam Aksi Protes
Senin, 12 Jan 2026, 16:16 WIBTEHERAN - Pemerintah Iran pada Minggu (11/1) mengumumkan tiga hari berkabung nasional untuk para "martir" yang tewas dalam protes baru-baru ini, demikian dilaporkan stasiun televisi pemerintah.
Langkah tersebut diambil di tengah terus bertambahnya jumlah korban tewas akibat kerusuhan berskala nasional yang berlangsung selama dua pekan, yang Iran sebut sebagai akibat dari tindakan Amerika Serikat (AS) dan Israel.
Kantor berita semiresmi Iran, Tasnim, melaporkan bahwa sedikitnya 111 anggota pasukan keamanan Iran tewas dalam bentrokan sejak berbagai aksi unjuk rasa meletus akibat depresiasi tajam nilai tukar mata uang Iran, rial, dan reformasi subsidi yang luas.
Merespons kerusuhan tersebut, pemerintah Iran pada Minggu (11/1) menyerukan aksi unjuk rasa nasional untuk mendukung Republik Islam itu pada Senin (12/1).
Dalam wawancara televisi dengan stasiun televisi (TV) milik pemerintah, IRIB, pada Minggu, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan bahwa pemerintahannya siap menangani berbagai ketidakpuasan ekonomi yang memicu berbagai aksi unjuk rasa tersebut, namun memperingatkan bahwa "para perusuh" tidak akan ditoleransi.
Pezeshkian juga merinci rencana pemerintah untuk melaksanakan program reformasi subsidi besar-besaran yang bertujuan untuk menstabilkan pasar, meningkatkan produksi, dan memperkuat daya beli, serta memberikan pembaruan mengenai kemajuan terkini program tersebut. Ant/Xinhua
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Deri Henriawan
Berita Terkait:
-
Listrik Padam: Teheran Gelap Gulita Usai Kembali Terkena Serangan AS
-
Gelombang Laut Setinggi 3 Meter di Pantai Depok, Dua Perahu Nelayan Terbalik
-
Polres Solok Beri Layanan Penitipan Kendaraan Gratis Selama Lebaran
-
Polda Jambi Pastikan Stok BBM Aman usai Penyesuaian Harga Nonsubsidi
-
Rekayasa Lalin Daan Mogot Berlaku Mulai Sekarang, Simak Titik Penutupan Jalur hingga 2027
-
Harga Emas di Pegadaian, Minggu (17/5), UBS, Antam, Galeri24 Kompak Turun
-
KPK Temukan Upaya untuk Menghambat Penyidikan Kasus Bea Cukai
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.