Banjir Genangi Akses ke Bandara Soetta

Senin, 12 Jan 2026, 17:20 WIB

TANGERANG - Banjir setinggi 20 sentimeter menutup sejumlah akses menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Senin (12/1). Selain terjadi kemacetan panjang baik diruas Tol Sudiyatmo juga untuk jalur Parimeter Utara tidak dapat dilalui kendaraan.

Hal tersebut akibat hujan yang terus mengguyur kawasan tersebut sejak, Senin dini hari.

Ket. Foto: — Sumber: RRI/Saadatuddaraen

"Jadi untuk sementara sudah dilakukan penyedotan oleh Jasa Marga dan Angkasa Pura dengan menggunakan tiga mesin penyedot," ujar Kasat Lantas Polresta Bandara Soekarno-Hatta AKP Sularno.

Sularno mengaku volume hujan yang tinggi membuat jalur Tol Sudiyatmo bnjir dengan ketinggian 15-20 sentimeter. Namun demikianuntuk kendaraan itu sebenarnya bisa dilintasi di jalur 1, 2 dan 3.

"Akan tetapi yang paling tidak ada genangan itu jalur 2 dan 3. Untuk jalur 1 memang ada genangan tapi bisa dilintasi, hanya pengguna jalan itu tak mau melintasi genangan tersebut," ucap dia.

Sementara, sambung Sularno, jalur Parameter Utaranya terpaksa harus dialihkan. Karena tidak dapat dilalui oleh kendaraan.

"Pengalihannya kami konsentrasi yang di depan Hotel Ibis, supaya pengguna jalan yang akan terbang itu tidak terkendala. Terdapat tiga titik akses menuju bandara yang terendam banjir, satu di Parameter Utara, satunya lagi di depan Ibis," kata dia.

Sularno juga menyatakan, titik lainnya berada di jalur Kargo, Sawarno yang saat ini sudah dapat dilalui kendaraan. Ruas Tol Sudiyatmo yang banjir, tepatnya di KM 33.

Dia menabahkan untuk mengantisipasi kemacetan dan potensi gangguan keselamatan berlalu lintas, 20 personel Satlantas diterjunkan. Mereka melakukan pengaturan arus kendaraan yang mengarah masuk bandara serta berkoordinasi dengan pihak Angkasa Pura dan Jasa Marga.

Terpisah, Senior Manager Representative Office 2 Jasamarga Metropolitan Tollroad, Ginanjar Bekti membeberkan adanya banjir di beberapa titik ruas Tol Sedyatmo yang merupakan akses tol ke Bandara Soetta.

"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami akibat kejadian ini," kata Ginanjar.

Ginanjar mengaku petugas Jasa Marga mendeteksi genangan pada pukul 07.58 WIB dan langsung menuju ke lokasi untuk memastikan pompa beroperasi normal.

“Namun curah hujan terus meningkat dan berlangsung cukup lama," ucap dia.

Sehingga, lanjut dia, menyebabkan munculnya limpahan air yang cukup deras dari kawasan sekitar ke saluran air jalan tol. Alhasil, kapasitas pompa tidak mampu cepat mengurangi debit air.

"Sampai dengan siang ini pukul 13.00 WIB, terdapat dua titik banjir yang masih ditangani oleh petugas. Pertama Off Ramp - GT Pluit 3 dan KM 31+000 A Off Ramp Rawa Bokor," ujar Ginanjar. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.