Tinggalkan Sawit, Kuningan Alih Tanam ke Kelapa Genjah

Minggu, 11 Jan 2026, 20:45 WIB

KUNINGAN – Pemerintah Kabupaten Kuningan mulai menyalurkan bibit kelapa genjah dan pupuk organik kepada petani sebagai strategi mendorong alih komoditas dari kelapa sawit ke tanaman yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Kebijakan ini tidak hanya berorientasi pada aspek ekologis, tetapi juga pada diversifikasi ekonomi pertanian dengan komoditas bernilai tambah dan berisiko lebih rendah terhadap kerusakan lingkungan.

Ket. Foto: Pemkab Kuningan saat menyalurkan bibit kelapa genjah di Kuningan, Jawa Barat. — Sumber: ANTARA/HO-Pemkab Kuningan.

Dalam jangka menengah, langkah tersebut diharapkan memperkuat ketahanan usaha tani, menjaga kualitas lingkungan, serta menciptakan keseimbangan antara produktivitas ekonomi dan keberlanjutan sumber daya alam.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan) Kabupaten Kuningan Wahyu Hidayah di Kuningan, Minggu (11/1), mengatakan program tersebut merupakan kebijakan strategis daerah untuk menjaga keberlanjutan lingkungan sekaligus memperkuat ekonomi petani.

Menurut dia, kelapa genjah didorong sebagai komoditas unggulan baru yang dinilai sesuai dengan karakter wilayah Kabupaten Kuningan yang berbasis pertanian pangan dan konservasi.

“Kelapa genjah kami dorong sebagai alternatif alih komoditas dari kelapa sawit karena memiliki nilai ekonomi yang baik dan berkelanjutan,” katanya.

Ia menjelaskan, penyaluran bantuan tersebut juga menjadi solusi bagi masyarakat yang sebelumnya menanam kelapa sawit tanpa dasar perizinan usaha perkebunan yang sah.

Bantuan bibit kelapa genjah, kata dia, disalurkan langsung kepada kelompok tani penerima manfaat sebagai modal awal pengembangan usaha tani jangka menengah dan panjang.

Secara keseluruhan, Diskatan Kabupaten Kuningan telah menyalurkan bantuan sebanyak 38.500 bibit kelapa genjah dan 115.500 kilogram pupuk organik ke berbagai wilayah.

Ia menuturkan dari sisi usaha tani, kelapa genjah memiliki keunggulan berupa masa berbuah relatif cepat, mulai usia tiga hingga empat tahun, dengan produksi stabil sepanjang tahun.

“Bantuan tersebut diperuntukkan bagi pengembangan lahan perkebunan seluas sekitar 350 hektare yang diarahkan pada komoditas bernilai ekonomi tinggi dan ramah lingkungan,” katanya.

Wahyu menegaskan, Pemerintah Kabupaten Kuningan sebelumnya telah menghentikan seluruh aktivitas penanaman kelapa sawit melalui surat resmi pada 1 Maret 2025.

Sebagai tindak lanjut kebijakan tersebut, kata dia, pihak perusahaan terkait telah menyatakan kepatuhan dengan menghentikan penanaman sawit serta memindahkan bibit yang belum ditanam ke luar wilayah Kuningan.

“Secara administratif dan faktual di lapangan, tidak ada lagi aktivitas penanaman sawit baru,” ucap dia.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

BPBD Cilacap Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kekeringan Meteorologis

Menlu Tiongkok Wang Yi Temui Ketua DEN RI Luhut Panjaitan Bahas Investasi di Indonesia

Ratusan Rumah Adat Sade Ludes Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus Pulihkan Korban

Korea Utara Tuding Rencana Perluasan Anggaran Pertahanan Jepang Sebagai 'Persiapan Perang'

Brentford Kalahkan Tottenham Hotspur dengan Skor Telak 3-0

Pemprov NTT Percepat Perbaikan Infrastruktur Terdampak Gempa M7,7

Pemerintah Kota Batam Siapkan Subpenyalur BBM Nelayan di Pulau Rempang

Permudah Akses BBM Subsidi, Pemkot Batam Siap Bangun SPBU untuk Nelayan di Pulau Rempang

Harga Daging Ayam Ras di Dua Kabupaten di Riau di Atas Rp40.000/Kg

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.