- Home
-
- Luar Negeri
-
- AS Akan Lakukan Pengawasan...
AS Akan Lakukan Pengawasan Langsung Atas Venezuela
Jumat, 09 Jan 2026, 01:10 WIBWASHINGTON DC â Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Rabu (7/1), menyatakan bahwa AS akan memimpin Venezuela dan memanfaatkan cadangan minyak negara tersebut dalam jangka panjang, setelah menggulingkan Presiden Nicolas Maduro.
Dalam wawancara dengan The New York Times, Trump mengatakan hanya waktu yang akan menentukan berapa lama AS akan menuntut pengawasan langsung atas Venezuela. Namun, ketika ditanya apakah penguasaan itu akan berlangsung selama beberapa bulan atau satu tahun, Trump menjawab, âSaya akan mengatakan jauh lebih lama.â
Pernyataan tersebut muncul di tengah penolakan dari pemimpin sementara Venezuela, Delcy Rodriguez, yang menegaskan bahwa tidak ada kekuatan asing yang berhak memerintah Caracas.
Sebelumnya, pasukan khusus AS dilaporkan menculik Presiden Nicolas Maduro dan istrinya dalam operasi kilat pada Sabtu lalu, lalu membawa keduanya ke New York untuk menghadapi persidangan atas tuduhan narkotika dan perdagangan senjata. Pemerintahan Trump selanjutnya menyatakan akan mendikte sejumlah kebijakan Venezuela, termasuk mengendalikan penjualan minyak negara itu untuk waktu yang tidak ditentukan.
Undang Presiden Kolombia
Pada kesempatan itu, Trump juga mengungkapkan telah mengundang Presiden Kolombia Gustavo Petro ke Gedung Putih, hanya beberapa hari setelah mengancamnya dengan tindakan militer terkait tuduhan perdagangan narkoba.
Trump sebelumnya memperingatkan Petro pada 3 Januari agar âberhati-hatiâ menyusul operasi militer AS di Venezuela. Pada Rabu, setelah panggilan telepon pertama antara kedua pemimpin sejak Trump kembali menjabat pada Januari tahun lalu, Trump menyebut pertemuan dengan Petro akan digelar âdalam waktu dekatâ.
âPetro menelepon untuk menjelaskan situasi narkoba dan sejumlah perbedaan pandangan yang kami miliki,â tulis Trump di platform Truth Social. âSaya menghargai panggilan dan nadanya, dan berharap dapat bertemu dengannya segera di Gedung Putih.â
Trump sebelumnya juga melontarkan ancaman serupa terhadap Kolombia. Saat ditanya apakah intervensi militer seperti di Venezuela bisa diterapkan ke Kolombia, Trump menjawab, âKedengarannya bagus bagi saya.â
Presiden Petro merespons ancaman tersebut dengan menyatakan kesiapan untuk âmengangkat senjataâ jika diperlukan. Wakil Menteri Luar Negeri Kolombia, Mauricio Jaramillo, memperingatkan bahwa serangan AS terhadap Venezuela berpotensi menjadi âbencanaâ bagi Amerika Latin.
Petro juga menyerukan aksi demonstrasi nasional sebagai bentuk penolakan terhadap ancaman Trump, meski tetap menyatakan akan menghadiri pertemuan di Gedung Putih.
- Kebijakan AS
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: AFP, Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
AS Bentuk Blok Dagang Mineral Kritis, Dorong Aliansi Global untuk Lepaskan Ketergantungan dari Dominasi China
-
Usulan untuk Meeningkatan Status Lima Cagar Budaya di Sumut
-
Ekonom Ingatkan: Perluasan Peran Bank di Pasar Modal Tak Boleh Gelap
-
Gubernur: Pemprov Sumut Gratiskan Pendidikan di Nias Mulai 2026
-
Trump akan Melarang Perusahaan Pertahanan AS Terbitkan Dividen dan "Buy Back"
-
Pemkot Surabaya Terbitkan Surat Edaran Kewaspadaan Super Flu, Warga Diminta Tenang Namun Waspada
-
Liga Champions: Guardiola Minta Manchester City Fokus Kalahkan Galatasaray
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.