Waspada Super Flu, Dinkes Cirebon Perketat Pemantauan

Kamis, 08 Jan 2026, 19:36 WIB

CIREBON - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran virus influenza A (H3N2) subclade K atau super flu meski hingga kini belum ditemukan kasus di wilayah tersebut.

“Untuk Kabupaten Cirebon sampai saat ini belum ada laporan kasus super flu,” kata Ketua Kerja Bidang Surveilans dan Imunisasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Cirebon Dede Kurniawan, di Cirebon, Kamis.

Ket. Foto: Tampak depan Kantor Dinkes Cirebon di Cirebon, Jawa Barat. — Sumber: ANTARA/Fathnur Rohman

Ia mengatakan pemerintah daerah tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi super flu, meskipun belum ada temuan kasus di Kabupaten Cirebon.

Ia menjelaskan influenza A subclade K, merupakan varian baru dari virus Influenza A (H3N2) yang memiliki tingkat penularan relatif cepat.

Menurut dia, varian tersebut telah dilaporkan menyebar di sejumlah negara seperti Amerika Serikat, Inggris, dan Jepang.

Atas dasar tersebut, Dinkes Kabupaten Cirebon tetap melakukan langkah antisipasi melalui penguatan surveilans dan pemantauan penyakit menular.

Selain itu, kata dia, Dinkes juga mengintensifkan koordinasi dengan puskesmas dan rumah sakit guna memastikan sistem pelaporan berjalan optimal.

“Kami juga mengimbau masyarakat agar menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam aktivitas sehari-hari,” katanya.

Dede menuturkan penerapan PHBS di masyarakat, bisa menjadi langkah penting untuk mencegah penularan penyakit, termasuk influenza.

Secara umum, kata dia, gejala Influenza A subclade K menyerupai flu biasa, seperti demam, batuk, dan pilek.

Namun, ia mengatakan tingkat keparahan gejala pada varian ini dilaporkan cenderung lebih berat dibandingkan influenza pada umumnya.

Ia menambahkan, penularan virus influenza terjadi melalui saluran pernapasan, terutama melalui droplet saat penderita batuk atau bersin.

“Kami mengajak masyarakat tetap tenang namun waspada, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala flu berat,” ucap dia.

  • jawa barat
  • super flu
  • dinkes cirebon

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

Berita Terbaru

Shopee Gandakan Donasi, Perkuat Gotong Royong Digital untuk Pemulihan Paska Gempa NTT

PT KAI Menilai Sejumlah Kegiatan di Purwokerto Tingkatkan Mobilitas Masyarakat

Lampaui Target Nasional, Banten Jadi Contoh CKG-TBC

Tidak Hanya Jadi Ajang Olahraga, Purwokerto City Run 2026 Kenalkan Budaya Lokal

KemenPU Tangani 1.229 Titik Kekeringan: 41 Ribu Hektar Sawah & 616 Ribu Jiwa Terbantu

Kebakaran Rumah di Kebayoran Baru, Sebanyak 81 Personel Dikerahkan

Gempa M5,9 Mengguncang Jepang Bagian Timur termasuk Tokyo, Layanan Kereta Api Terganggu

269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar

Budi Doremi Rilis Lagu Baru "Cinta Sendiri", Ajak Pendengar untuk Move On

Jaga Tradisi 5 Abad Kota Banjarmasin, Pemkot Gelar Festival Karya Tari

Peringati HUT RI, Polda Metro Jaya Fasilitasi Perpanjangan SIM Gratis Ribuan Pengemudi Ojol

IQAir: Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat Pagi Ini, Kelima Terburuk di Dunia

Kebakaran Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah, Rumah Suku Sasak Hangus Terbakar

Tim Bola Voli Putri Indonesia Bungkam Kazakstan, Revans Terbayar

Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia

Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU

Karhutla di Jambi Terus Meningkat, Perusahaan Migas Petrochina Jabung Bantu Padamkan

Liga Inggris: Manchester United Tersungkur di Kandang Hull, Tottenham Dipermalukan Brentford

Serie A Italia: Inter dan Napoli Awali Musim 2026-27 dengan Kemenangan, De Bruyne Jadi Pembeda

Bayern Taklukkan Dortmund 2-1 dan Rebut Piala Super Jerman

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.