Pedagang Pasar Bitingan Kudus, Demo Tolak Pemindahan dan Penertiban

Rabu, 07 Jan 2026, 14:05 WIB

KUDUS - Kepolisian Resor (Polres) Kudus, Jawa Tengah, menerjunkan puluhan personel untuk mengamankan aksi unjuk rasa pedagang Pasar Bitingan di Kantor Satpol PP Kudus, sebagai bentuk penolakan pedagang terhadap rencana penertiban dan pemindahan lokasi berjualan, Rabu (7/1).

Selain pengamanan aksi unjuk rasa agar berjalan tertib dan kondusif, Polres Kudus juga menurunkan personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) untuk memastikan arus kendaraan di Jalan RM Sosrokartono Kudus tetap lancar.

Ket. Foto: Aparat berjaga saat pedagang Pasar Bitingan Kudus, Jateng menggelar aksi penolakan relokasi dan penertiban. — Sumber: antara foto

Kabagops Polres Kudus Kompol Eko Pujiono di Kudus, Rabu mengatakan, personel yang diterjunkan dalam pengamanan tersebut berjumlah sekitar 40-an personel gabungan.

"Pengamanan ini kami lakukan untuk memastikan kegiatan berjalan lancar, baik dari sisi keamanan maupun kelancaran lalu lintas, serta mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," ujarnya.

Ia menambahkan perwakilan pengunjuk rasa telah diterima oleh Satpol PP Kudus untuk menyampaikan aspirasi mereka secara langsung.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Pedagang Sayur Pasar Bitingan Kudus Kunarto menegaskan bahwa sekitar 400 pedagang menolak untuk dipindahkan dari lokasi berjualan saat ini.

"Yang menolak pindah ada sekitar 400 pedagang, khususnya yang berjualan di area kompleks dan pelataran parkir Pasar Bitingan," ujarnya.

Ia menyebutkan pedagang yang berada di Jalan Mayor Basuno dan Jalan Lukmono Hadi telah menyatakan kesediaan pindah dengan menandatangani surat pernyataan bermeterai. Namun, khusus pedagang di pelataran masih banyak yang bertahan karena mempertanyakan dasar kebijakan penertiban.

Untuk pedagang yang berjualan di tepi jalan umum, kata Kunarto jelas melanggar Undang-Undang Lalu Lintas serta Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 2017 yang menetapkan wilayah itu sebagai kawasan merah.

"Kalau besok tetap ditertibkan atau dipaksa pindah, kami minta kejelasan dasar hukumnya. Selama belum ada dukungan dan penjelasan yang jelas dari penegak perda, kami masih menahan diri," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah Satpol PP Kudus Arief Dwi Aryanto menyampaikan bahwa pihaknya telah menampung seluruh aspirasi para pedagang.

"Aspirasi pedagang sudah kami terima dan akan kami sampaikan kepada pimpinan untuk ditindaklanjuti," ujarnya.

Aksi unjuk rasa berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga 10.00 WIB dengan pengamanan aparat Kepolisian, TNI, dan Satpol PP serta berjalan tertib hingga selesai.

  • Demo
  • Pedagang Pasar Bitingan Kudus
  • Tolak Pemindahan

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

Berita Terbaru

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

BPBD Cilacap Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kekeringan Meteorologis

Menlu Tiongkok Wang Yi Temui Ketua DEN RI Luhut Panjaitan Bahas Investasi di Indonesia

Ratusan Rumah Adat Sade Ludes Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus Pulihkan Korban

Korea Utara Tuding Rencana Perluasan Anggaran Pertahanan Jepang Sebagai 'Persiapan Perang'

Brentford Kalahkan Tottenham Hotspur dengan Skor Telak 3-0

Pemprov NTT Percepat Perbaikan Infrastruktur Terdampak Gempa M7,7

Pemerintah Kota Batam Siapkan Subpenyalur BBM Nelayan di Pulau Rempang

Permudah Akses BBM Subsidi, Pemkot Batam Siap Bangun SPBU untuk Nelayan di Pulau Rempang

Harga Daging Ayam Ras di Dua Kabupaten di Riau di Atas Rp40.000/Kg

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.