Longsor Parah di Tanjung Raya Maninjau, Puluhan Warga Agam Mengungsi ke Kelok 42
Selasa, 06 Jan 2026, 19:19 WIBPuluhan warga dari Desa Kubuak Ladang Tinggi, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, Sumatera Barat mengungsi ke posisi aman di kelok (belokan) ke-42 akibat sumber longsor parah di Tanjung Raya Maninjau. Â
"Kami mengungsi sejak Kamis (1/1) saat terjadi longsor besar, sebelumnya sudah terjadi juga beberapa longsor namun tidak sekuat yang terakhir. Ada 15 kepala keluarga (KK) dengan 54 jiwa yang mengungsi," kata seorang warga Syafrizal (54), Selasa.Â
Dari mereka yang mengungsi, terdiri dari enam warga lanjut usia, 16 pelajar dan lima balita. Warga mengungsi di pinggir jalan yang saat ini sepi kendaraan pascabencana hidrometeorologi.
Tenda pengungsian didirikan berbatasan dengan badan jalan di halaman salah satu rumah warga yang berada sekitar satu kilometer dari Desa Kubuak Ladang Tinggi.
"Tenda disumbangkan warga desa tetangga sebelah, sementara sembako dan matras diberikan pemerintah setempat. Kami diminta untuk bersedia pindah karena ancaman longsor masih ada," kata Syafrizal.Â
Kondisi di lapangan tebing bukit yang mengalami longsor memiliki lebar hingga 300 meter dan masih meninggalkan bongkahan tanah retak yang sewaktu-waktu bisa longsor.
Material longsor ini mengancam warga yang berada di aliran Muaro Pisang, Kecamatan Tanjung Raya Pasar Maninjau.
Warga Kubuak Ladang Tinggi sudah diminta oleh Pemerintah Kabupaten Agam untuk bersedia direlokasi permanen ke tempat yang lebih aman.
"Kami ditawari untuk mau pindah ke hunian sementara atau mencari lokasi aman untuk membangun rumah sendiri nanti dibantu pemerintah," kata Syafrizal.
Bupati Agam Benni Warlis saat melihat langsung lokasi sumber longsoran mengatakan segera menindaklanjuti daerah ini bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).
"Kita sudah sampai ke lokasi yang menjadi hulu dari Muaro Pisang yang menjadi sumber banjir bandang di Maninjau, terjadi pelebaran di sepanjang aliran sungai dan ladang warga di perbukitan yang hancur. Kita siapkan teknisnya nanti bersama Pemerintah Provinsi Sumbar."
- Longsor Maninjau
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Yebdi Trismar
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.