Jelang Ramadan dan Idul Fitri, Kementan Tegaskan Stok Daging Aman

Selasa, 06 Jan 2026, 13:15 WIB

JAKARTA – Pemerintah memastikan pasokan dan harga daging sapi menjelang Ramadan dan Idul Fitri 2026 berada dalam situasi aman dan terkendali. Ketersediaan stok dinilai mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, sementara harga di tingkat konsumen masih berada di bawah harga acuan yang telah ditetapkan pemerintah.

Kepastian tersebut disampaikan setelah Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) melakukan koordinasi dengan para pelaku usaha daging sapi nasional, mulai dari importir, peternak, hingga pedagang. Koordinasi ini melibatkan sejumlah asosiasi, di antaranya Gapuspindo, APDI, dan JAPPDI.

Ket. Foto: Pemerintah memastikan pasokan dan harga daging sapi menjelang Ramadan dan Idul Fitri 2026 berada dalam situasi aman dan terkendali. Ketersediaan stok dinilai mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, sementara harga di tingkat konsumen masih berada di bawah harga acuan yang telah ditetapkan pemerintah — Sumber: Antara

Direktur Hilirisasi Hasil Peternakan Ditjen PKH Kementerian Pertanian, Makmun, mengatakan hasil rapat menunjukkan kondisi stok nasional masih dalam posisi aman. Ia menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir menghadapi lonjakan kebutuhan menjelang hari besar keagamaan. “Kami sampaikan, stok daging sapi nasional saat ini dalam kondisi cukup,” ujar Makmun, Senin (5/1).

Terkait adanya pergerakan harga di sejumlah wilayah, hal tersebut dipicu oleh kenaikan harga sapi di negara asal impor. Meski demikian, pemerintah dan pelaku usaha telah menyepakati langkah pengendalian agar dampaknya tidak dirasakan langsung oleh konsumen. Dalam kesepakatan bersama tersebut, harga daging sapi di pasar akan tetap dijaga agar tidak melampaui harga acuan pemerintah.

Dari sisi pedagang, dukungan terhadap langkah pemerintah disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI), Yayan Suryana. Ia menegaskan para pedagang pada prinsipnya siap bekerja sama untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga daging sapi di pasar menjelang Ramadan dan Idul Fitri.

Dalam kesempatan yang sama, Yayan juga mengimbau para pedagang daging, khususnya yang beroperasi di wilayah Jabodetabek, agar tetap menjalankan aktivitas perdagangan dan tidak melakukan aksi penghentian penjualan. “Kami mohon rekan-rekan pedagang daging untuk tidak berhenti beraktivitas. Insyaallah ada solusi terbaik untuk semua pihak,” kata Yayan.

Seluruh pelaku usaha diminta menahan diri dan menjaga stabilitas pasar selama Ramadan hingga Idul Fitri. Ketenangan harga menjadi faktor penting agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan nyaman.

Harga timbang hidup

Dari kalangan pemotong dan pedagang di tingkat hulu, Ketua Umum Jaringan Pemotongan dan Pedagang Daging Indonesia (JAPPDI), Asnawi, menjelaskan bahwa rapat koordinasi bersama pemerintah menghasilkan kesepakatan terkait pengendalian harga timbang hidup.

Asnawi menyebutkan harga timbang hidup disepakati berada di kisaran 53–54 ribu rupiah per kilogram agar tidak memicu lonjakan harga karkas di Rumah Potong Hewan (RPH). “Dengan skema ini, harga karkas dijaga di kisaran 104–105 ribu rupiah per kilogram untuk dua pekan ke depan,” ujarnya.

Kondisi tersebut membutuhkan kolaborasi lintas pihak untuk menjaga kondusivitas pasar. Pemerintah akan turun langsung ke lapangan untuk memastikan kesepakatan dijalankan.

Adapun dari sisi pelaku usaha sapi potong, Direktur Eksekutif Gabungan Pelaku Usaha Peternakan Sapi Potong Indonesia (Gapuspindo), Djoni Liano, menegaskan bahwa meskipun terdapat tekanan dari pasar global dan fluktuasi nilai tukar, ketersediaan sapi potong nasional tetap dalam kondisi aman.

Djoni memastikan stok sapi potong yang dimiliki para anggota Gapuspindo cukup untuk memenuhi peningkatan kebutuhan selama Ramadan hingga Idul Fitri. Dengan kondisi tersebut, ia meminta masyarakat tidak khawatir terhadap pasokan daging sapi di pasar.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

Berita Terbaru

Bukan Sekadar Besaran Gaji, Pekerja Indonesia Cari Rasa Dihargai di Tempat Kerja

Virtus Technology Indonesia Resmi Jadi Master Distributor DJI Enterprise di Indonesia

Produk Bernilai Tambah Tinggi Asal Cilegon Tembus Kanada, Kemendag: Bukti Industri RI Makin Kuat

Trafik Uplink Melampaui Downlink, Pola Penggunaan Jaringan Digital Mulai Berubah

Info Loker! Job Fair Pemkab Magelang 2026 Tersedia 3.717 Lowongan

Shin Ye Eun Ajak Masyarakat Indonesia Rasakan Kehangatan Hunian Pintar Berbasis K-Wellness

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Babak Gugur Piala Dunia 2026 Mulai Terbentuk, Enam Negara Amankan Tiket 32 Besar, Empat Tersingkir

Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Ini Deretan Pemain yang Memperebutkan dari Messi, Mbappe, hingga Haaland, Siapa yang Layak?

Tiga Pejabat Tinggi Pratama Setjen MPR RI Dilantik, Siti Fauziah Tekankan Penguatan Kolaborasi dan Peningkatan Kinerja Lembaga

Peternak Sapi Perah Indonesia Raih Kenaikan Produksi Susu Berkat Transfer Teknologi AS

DFSK E5 Plus Resmi Buka Pre-Booking di Indonesia, Konsumen Berpeluang Dapat Benefit Rp60 Juta.

Info Lowongan kerja! Ayo Walk in Interview ke GOR Tanjung Duren Jakbar, Buka 4.262 Lowongan

Pertama di Indonesia, Whitesky Group dan SkyDrive Hadirkan Mockup eVTOL 1:1

1.151 KM Jalan Daerah Dilebarkan dari 3 Jadi 8 Meter, Dana Rp5,41 T Digelontorkan

Iming-iming Gaji Tinggi! Wamen P2MI dan Australia Bahas Ancaman Penipuan Pekerja Migran

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.