Perairan Sulut Diterjang Gelombang sampai 2,5 Meter
Minggu, 04 Jan 2026, 02:12 WIBMANADO - Â Masyarakat yang biasa beraktivitas di laut Sulawesi Utara diminta waspada gelombang tinggi sampai 2,5 meter. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan warga agar waspada dan berhati-hati terhadap potensi gelombang tinggi di wilayah perairan Sulawesi Utara (Sulut) hingga 7 Januari 2026.
"BMKG mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi hingga 2,5 meter di beberapa wilayah perairan Sulawesi Utara dan sekitarnya," kata Koordinator Bidang Observasi dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Bitung Ricky D Aror di Manado, Sabtu.
Dia berharap warga memperhatikan tinggi gelombang dan kecepatan angin untuk keselamatan pelayaran, seperti perahu nelayan memperhatikan kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter.
Kapal tongkang agar memperhatikan kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter. Sementara kapal Feri, kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter.
Pada umumnya, angin dominan bertiup dari arah Barat hingga Utara dengan kecepatan rata-rata antara 6-15 knot. Kecepatan angin tertinggi berpeluang terjadi di perairan Nusa Utara dan Laut Maluku yang dapat meningkatkan tinggi gelombang di wilayah tersebut.
Tinggi gelombang antara 1,25-2,5 meter (sedang) berpeluang terjadi di Laut Sulawesi, perairan Minahasa Utara, perairan Kepulauan Sangihe, perairan Kepulauan Talaud, perairan Kepulauan Sitaro, dan Laut Maluku.
Jakarta Siaga Rob
Sementara itu, Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta melakukan berbagai langkah antisipatif menghadapi potensi banjir pesisir (rob) yang diperkirakan terjadi hingga 7 Januari 2026.Â
"Upaya tersebut meliputi pembangunan tanggul darurat, penyiagaan pompa air 'stationer' maupun 'mobile' serta pengoperasian pintu air di sejumlah titik pesisir utara Jakarta," kata Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Ika Agustin Ningrum di Jakarta, Sabtu.
Selain itu, Satuan Tugas (Satgas) SDA atau Pasukan Biru juga disiagakan untuk memastikan penanganan cepat di lapangan. Ika menegaskan, seluruh sumber daya telah disiagakan guna meminimalkan dampak limpasan air laut ke daratan.
"Dinas SDA menyiagakan pompa 'stationer', pompa 'mobile', pintu air serta Pasukan Biru yang siap bergerak cepat di lapangan," ujar Ika. Adapun rumah pompa dan pintu air yang disiagakan meliputi Pintu Air Marina, Rumah Pompa Waduk Pluit, Pompa/Polder Kali Asin, Pompa Ancol, Pompa Junction PIK, Pompa Muara Angke, Pompa Pasar Ikan dan Pompa Tanjungan.
Selain pengoperasian infrastruktur pengendali rob, Dinas SDA membangun tanggul darurat sebagai langkah jangka pendek sambil menunggu penyelesaian tanggul laut "National Capital Integrated Coastal Development" (NCICD).
Lokasi pembangunan tanggul darurat berada di Muara Angke, Muara Baru, Sunda Kelapa, Jalan RE Martadinata, Marunda Pulo, depan Jakarta International Stadium (JIS).
"Kami berharap langkah-langkah ini efektif menahan limpasan air laut, sehingga aktivitas masyarakat di wilayah pesisir tetap dapat berjalan dengan aman," katanya.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengimbau masyarakat berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan akibat banjir rob.
Informasi terkini dapat dipantau melalui laman bpbd.jakarta.go.id/gelombanglaut, aplikasi JAKI atau menghubungi 112 apabila terjadi kondisi darurat.
Berdasarkan peringatan dini BMKG, terdapat tujuh wilayah yang berpotensi terdampak banjir rob, yakni:
1. Tanjungan, terutama di sekitar Rumah Pompa Tanjungan dan area tambak.
2. Muara Angke, meliputi kawasan permukiman pelabuhan RT 11/RW 11, RT 01/RW 22, RT 02/RW 22, serta area Pluit Raya dan Pluit Utara.
3. Muara Baru, khususnya di kawasan pelabuhan dan industri.
4. Marunda, di antaranya sekitar Museum Si Pitung dan RW 07.
5. Pasar Ikan (Sunda Kelapa), di sekitar kawasan pelabuhan.
6. Tanjung Priok dan Kalibaru, terutama di sekitar Jalan Sulawesi dan Jalan Industri.
7. Ancol, khususnya di sekitar Perempatan Gunung Sahari Marina dan kawasan depan JIS.
- gelombang tinggi
- Gubernur Sulut
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Euforia IPO Meledak! Mirae Asset Ingatkan Risiko di Balik Serbuan Investor Ritel
-
Sesosok Mayat Laki-laki dengan Luka di Leher di Jombang
-
Masuk Libur Panjang, Jumlah Penumpang Speedboat Pelabuhan Kayan II Meningkat
-
Danrem 173 Gerak Cepat, Minta BGN Utamakan Beras Petani Papua,
-
Bukan Sekadar Musibah, DPR RI Desak Pemerintah Bongkar Aktor Intelektual di Balik Tragedi Kapal PMI Tenggelam
-
Suasana yang Tenang Tiba-tiba Berubah Riuh Ketika Laut Bergelombang Tinggi Lalu Menghantam Rumah-rumah yang Penghuninya Terlelap
-
Seleksi Akpol Jateng 2026: Wakapolda Pantau Tes Kesehatan Tahap I Gelombang Kedua
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.