Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Museum Nasional Diminta Transparan soal Kenaikan Harga Tiket

📅 Sabtu, 03 Jan 2026, 22:07 WIB | Oleh:
Museum Nasional Diminta Transparan soal Kenaikan Harga Tiket Doc: ANTARA/Chairul Rohman
Ket. Tampak depan Museum Nasional Indonesia.

JAKARTA -- Pegiat pendidikan dari Sanggar Askala Edukasi Nurfahmi Budi meminta pengelola Museum Nasional Indonesia agar transparan dan mengungkap alasan sebenarnya kepada publik terkait dengan adanya keputusan untuk menaikkan harga tiket.

"Masyarakat perlu mengetahui apa latar belakang kuat dinaikkannya harga tiket masuk yang mahal ke Museum Nasional. Jangan sekadar berdalih peningkatan mutu layanan," kata Nurfahmi dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu.

Nurfahmi menilai sebagai museum yang dikelola oleh pemerintah, sudah selayaknya bagi pengelola untuk mempermudah akses pengetahuan dan pendidikan bagi masyarakat.

Harga tiket yang relatif mahal, menurut dia, tidak efektif untuk meningkatkan minat publik pada wisata edukasi yang masih rendah.

“Kebijakan pengelola Museum Nasional yang menaikkan harga tiket masuk sampai dua kali lipat tanpa pertimbangan matang, justru memberatkan warga negara untuk belajar," ujar Pendiri Sanggar Askala Edukasi itu.

Ia turut mengingatkan bahwa Museum Nasional tidak boleh bertindak seperti swasta yang mengejar keuntungan besar. Alasan mengadakan perbaikan layanan pun dinilainya harus logis, apalagi anggaran bagi museum sudah disediakan oleh negara.

"Sudah pasti ada ketersediaan anggarannya dari negara karena Museum Nasional punya pemerintah. Jadi alasan perbaikan layanan bisa dialokasikan dari anggaran negara. Dengan begitu masyarakat tidak harus mahal untuk berkunjung belajar ke museum," kata dia.

Di sisi lain, Kartini, yang merupakan seorang guru di salah satu sekolah di Bekasi, Jawa Barat, turut menilai bahwa harga yang ditetapkan cukup mahal.

Dana yang dikeluarkan untuk mengajak para murid berkunjung pun akan membengkak, meskipun tujuan utama berkunjung adalah untuk belajar.

Sebelumnya, harga tiket masuk untuk pelajar PAUD sampai SMA dan mahasiswa gratis. Pengelola Museum Nasional memutuskan per 1 Januari 2026 pengunjung harus membayar Rp30 ribu per orang.

Begitu juga harga tiket masuk pengunjung dewasa dari semula Rp25 ribu naik menjadi Rp50 ribu per orang. Sedangkan biaya tiket masuk warga negara asing yang sebelumnya Rp50 ribu kini menjadi Rp150 ribu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Pemeriksaan Kondisi Lapanga...
Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...
Megapolitan
BlokM Terus Dibenahi, Pelet...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.