BYD Salip Tesla sebagai Pemimpin Global di Pasar Kendaraan Listrik

Sabtu, 03 Jan 2026, 10:22 WIB

WASHINGTON - Penjualan Tesla turun pada tahun 2025, demikian dilaporkan perusahaan tersebut pada Jumat (2/1), sehingga posisinya sebagai produsen kendaraan listrik terbesar di dunia untuk tahun ini diserahkan kepada raksasa otomotif Tiongkok, BYD.

Perusahaan Amerika yang dipimpin Elon Musk itu mencatat 418.227 pengiriman dalam tiga bulan terakhir tahun ini, sehingga angka penjualan tahunannya mencapai sekitar 1,64 juta kendaraan listrik.

Ket. Foto: Mobil BYD Yangwang U9 dipamerkan di Essen Motor Show di Essen, Jerman pada 4 Desember 2024. — Sumber: AFP

Hal ini menandai penurunan penjualan lebih dari 8 persen dibandingkan dengan tahun 2024.

Sementara sehari sebelumnya, BYD mengatakan telah menjual 2,26 juta kendaraan listrik tahun lalu.

Para analis memperkirakan penjualan Tesla pada kuartal terakhir akan melambat lebih sedikit, yaitu menjadi 449.000 unit, menurut konsensus FactSet.

Penurunan ini terjadi di tengah penghapusan kredit pajak AS sebesar US$7.500 pada akhir September 2025. Para pengamat industri mencatat bahwa dibutuhkan waktu bagi permintaan kendaraan listrik untuk kembali seimbang.

Namun bahkan sebelum itu, Tesla telah mengalami kesulitan penjualan di pasar-pasar utama karena dukungan politik CEO Musk terhadap Presiden AS Donald Trump dan politisi sayap kanan lainnya.

Tesla juga bergulat dengan meningkatnya persaingan daengan BYD dan perusahaan-perusahaan Tiongkok lainnya, serta raksasa-raksasa Eropa.

BYD yang berbasis di Shenzhen, yang juga memproduksi mobil hibrida, mengumumkan rekor penjualan kendaraan listrik (EV) dalam setahun terakhir pada hari Kamis.

Dikenal sebagai "Biyadi" dalam bahasa Mandarin - atau dengan slogan bahasa Inggris "Build Your Dreams" - BYD didirikan pada tahun 1995 dan awalnya mengkhususkan diri dalam pembuatan baterai.

Perusahaan raksasa otomotif ini telah mendominasi pasar kendaraan energi baru yang sangat kompetitif di Tiongkok, sebuah istilah yang digunakan untuk menggambarkan berbagai kendaraan mulai dari kendaraan listrik murni hingga hibrida plug-in. Tiongkok adalah pasar kendaraan energi baru terbesar di dunia.

BYD kini berupaya memperluas kehadirannya di luar negeri, karena pola konsumsi yang semakin waspada terhadap harga di Tiongkok membebani profitabilitas.

Meskipun BYD dan produsen kendaraan listrik Tiongkok lainnya menghadapi tarif yang tinggi di Amerika Serikat, kesuksesan perusahaan ini meningkat di Asia Tenggara, Timur Tengah, dan Eropa.

Tesla hanya unggul tipis atas BYD dalam penjualan kendaraan listrik tahunan pada tahun 2024, dengan angka penjualan perusahaan AS tersebut mencapai 1,79 juta unit, melampaui angka 1,76 juta unit milik BYD.

Saham Tesla ditutup turun 2,6 persen di New York pada hari Jumat.

Para analis di Wedbush Securities mencatat angka penjualan triwulanan Tesla tetap lebih baik daripada yang diperkirakan oleh beberapa pihak.

Mereka mengisyaratkan bahwa perusahaan menghadapi "lingkungan permintaan yang lebih sulit setelah berakhirnya insentif pajak kendaraan listrik, sementara Eropa tetap menjadi hambatan bagi pengirimannya."

Perusahaan masih menghadapi tantangan dalam memperoleh persetujuan regulasi tertentu di Eropa - terkait dengan teknologi kendaraan otonom - dengan potensi peningkatan penjualan setelah hambatan regulasi teratasi.

"Penjualan di pasar-pasar yang lebih kecil dan berkembang mulai menunjukkan pertumbuhan yang lebih besar dari perkiraan, yang tampaknya akan mengimbangi penurunan di wilayah-wilayah utama seperti Tingkok dan Eropa," kata analis Wedbush.
 

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP

Berita Terbaru

Pemkot Tangerang Tingkatkan Anggaran demi Komitmen Wujudkan Kota Sehat

Komisi III DPR Siap Menampung Aspirasi dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu

Pemkot Tangerang: “Home Visit” Jadi Strategi Jangkau Anak Tidak Sekolah

Seniman Jepang Yayoi Kusama, Sang Ratu Polkadot, Meninggal Dunia di Usia 97 Tahun

Kota Tangerang Kini Miliki Rumah Sehat Sahabat Paru untuk Tangani TBC

Komisi VIII DPR Pastikan Stok Bantuan Bencana NTT Mencukupi, Distribusi Jadi Tantangan

Menperin Agus: IPAL Ramah Lingkungan untuk IKM Sasirangan Tapin Turunkan Limbah hingga 98%

Demo Akbar, Milik Siapa Puluhan Senjata Tajam dan Ratusan Botol Molotov?

Transfer Teknologi Panas Bumi, Pertamina Drilling dan Iceland Drilling Bidik Proyek Global

Wali Kota Bandung Ajak Ulama Perkuat Persatuan dan Jaga Kondusivitas Masyarakat

Disdagin: Bandung Great Sale 2026 Berhasil Raih Omzet Rp1,52 Miliar

Jaga Stabilitas Harga, Perum Bulog Gelar Gerakan Pangan Murah di Karo

Kebakaran di Blok Ranu Kembang, Sebanyak 170 Pendaki Semeru Dievakuasi dalam Kondisi Aman

Kantor Pos Ternate pamerkan perangko terbitan 1980-1997

Pemkab Wakatobi Gaet Pelaku Industri Wisata Bali untuk Perkuat Jaringan Pemasaran

Sebelum Buka Muktamar Ke-35 NU, Presiden Prabowo akan Sambangi Ndalem Pesantren Tambakberas

Kebakaran Gunung Semeru: Ratusan Pendaki Masih Berada di Ranu Kumbolo, Harus Dievakuasi

LRT Jakarta Rute Velodrome–Manggarai Hadirkan Fasilitas yang Nyaman

Lewat Pantauan Satelit, BMKG Deteksi 1.079 Titik Panas di Kalimantan Selatan pada Kamis

Velodrome ke Manggarai Cuma 28 Menit? Cek Deretan Fasilitas Mewah LRT Jakarta Terbaru!

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.