Piala Afrika: Pantai Gading Puncaki Grup, Aljazair Sapu Bersih Kemenangan

Kamis, 01 Jan 2026, 06:30 WIB

RABAT, MAROKO — Juara bertahan Pantai Gading memastikan finis sebagai juara grup di atas Kamerun pada Piala Afrika (AFCON) setelah Aljazair mempertahankan rekor sempurna mereka saat fase grup tuntas digelar, Kamis (1/1) dini hari WIB.

Pantai Gading dan Kamerun sama-sama mengantongi catatan identik menjelang laga terakhir Grup F, sehingga sempat terbuka kemungkinan penentuan posisi lewat undian. Namun, skenario itu tak diperlukan setelah Pantai Gading unggul produktivitas gol.

Ket. Foto: Juara bertahan Piala Afrika, timnas Pantai Gading. — Sumber: AFP

Pantai Gading finis di puncak Grup F berkat kemenangan dramatis 3-2 atas Gabon, yang telah tersingkir, meski sempat tertinggal dua gol. Di laga lain, Kamerun menang 2-1 atas Mozambik. Kedua tim sama-sama mengoleksi tujuh poin, diikuti Mozambik (tiga poin) dan Gabon (satu poin). Mozambik tetap lolos sebagai salah satu dari empat peringkat ketiga terbaik.

Bermain di Marrakesh, Pantai Gading tertinggal cepat. Guelor Kanga memanfaatkan kesalahan penjaga gawang Alban Lafont untuk membawa Gabon unggul, disusul gol Denis Bouanga yang membuat tim asuhan Emerse Fae tertinggal dua gol dalam 21 menit pertama. Namun, Wilfried Zaha mengirim umpan matang yang diselesaikan Jean-Philippe Krasso jelang turun minum. Evann Guessand (Aston Villa) kemudian menyamakan kedudukan lewat sundulan menit ke-84, sebelum Bazoumana Toure memastikan kemenangan Pantai Gading pada masa injury time.

Berambisi menjadi negara pertama sejak Mesir (2010) yang mampu mempertahankan gelar AFCON, Pantai Gading akan menghadapi Burkina Faso di babak 16 besar di Marrakesh, Selasa depan.

Di Agadir, Mozambik sempat memimpin lewat gol indah Geny Catamo pada pertengahan babak pertama. Kamerun menyamakan skor sebelum setengah jam berlalu setelah Nene mencetak gol bunuh diri usai membelokkan tembakan Frank Magri yang mengenai tiang. Gol penentu Kamerun dicetak penyerang muda Christian Kofane (Bayer Leverkusen) pada menit ke-55.

Finis sebagai runner-up grup, juara lima kali Kamerun akan berhadapan dengan Afrika Selatan di 16 besar di Rabat, Minggu. Pemenang laga itu akan menghadapi Maroko atau Tanzania di perempat final. Sementara itu, Mozambik, yang untuk pertama kalinya lolos ke fase gugur, akan menantang Nigeria.

Di Grup E, Aljazair, dua kali juara AFCON, menyempurnakan fase grup dengan tiga kemenangan usai menaklukkan Guinea Khatulistiwa 3-1 di Rabat, mengoleksi sembilan poin dari tiga laga. Dengan status juara grup sudah dikunci Aljazair dan Guinea Khatulistiwa tersingkir, laga berlangsung tanpa beban. Tim Aljazair yang banyak dirotasi unggul tiga gol di babak pertama lewat Zineddine Belaid, Fares Chaibi, dan Ibrahim Maza. Emilio Nsue, top skor AFCON edisi lalu, memperkecil ketertinggalan di awal babak kedua.

Aljazair selanjutnya menghadapi Republik Demokratik Kongo. Sementara itu, Burkina Faso akan menantang Kamerun setelah mengalahkan Sudan 2-0 di Casablanca untuk finis kedua grup. Gol cepat Lassina Traore membuka keunggulan di Stadion Mohammed V, sebelum Algozoli Nooh gagal mengeksekusi penalti untuk Sudan. Arsene Kouassi (Lorient) memastikan kemenangan Burkina Faso di menit-menit akhir.

Sudan finis ketiga dan lolos ke fase gugur AFCON untuk kedua kalinya sejak menjuarai turnamen pada 1970, di tengah kondisi negara yang dilanda konflik bersenjata. Mereka akan menghadapi unggulan Senegal di 16 besar di Tangier, Sabtu.

“Ini baik untuk semua orang di Sudan, dan juga bagi para pemain untuk membuktikan bahwa mereka bisa bersaing melawan tim seperti Senegal,” ujar pelatih Sudan Kwesi Appiah. “Senegal adalah negara besar dalam sepak bola dan kami akan bermain sebaik mungkin.”

Turnamen AFCON di Maroko memasuki hari istirahat Kamis dan Jumat, sebelum fase gugur dimulai pada hari Sabtu.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.