Libur Tahun Baru 2026, Wabup Lombok Tengah Turun Langsung ke Mandalika: Kebersihan Jadi Sorotan

Kamis, 01 Jan 2026, 10:42 WIB

LOMBOK TENGAH - Lonjakan wisatawan mewarnai libur Tahun Baru 2026 di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Wakil Bupati HM Nursiah turun langsung ke sejumlah destinasi wisata untuk memastikan kebersihan, kenyamanan, serta keselamatan pengunjung tetap terjaga.

"Saya telah menekankan kepada para pengelola untuk tetap menjaga kebersihan dan kenyamanan pengunjung," kata HM Nursiah saat mengecek destinasi wisata pada liburan Tahun Baru 2026 di Lombok Tengah, Kamis.

Ket. Foto: Wakil Bupati Lombok Tengah Provinsi Nusa Tenggara Barat HM Nursiah menyapa pengunjung kawasan Mandalika di Lombok Tengah, Kamis (1/1). — Sumber: ANTARA/Akhyar Rosidi

Destinasi yang dikunjungi di antaranya Destinasi Wisata Sade dan destinasi wisata di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika serta sejumlah tempat keramaian pada liburan Tahun Baru 2026.

"Pengunjung juga diharapkan tetap menjaga kebersihan dan membuang sampah pada tempatnya," katanya.

Ia mengatakan sejumlah tempat wisata di Lombok Tengah mulai ramai di kunjungi seperti hal di destinasi Wisata Sade pengunjung bisa mencapai 500 orang per hari.

Selain itu juga, hasil pantauan di kawasan wisata Mandalika seperti di Pantai Tanjung Aan dan Pantai Kuta telah ramai.

"Tempat wisata di Lombok Tengah mulai ramai dan kondisi ini bisa sampai hari Minggu," katanya.

Terkait fasilitas di tempat wisata memang telah disiapkan oleh pengelola dan fasilitas yang rusak harus dilakukan perbaikan.

"Fasilitas penunjang seperti kebersihan toilet dan fasilitas lainnya tetap diperhatikan," katanya.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan meningkatkan kewaspadaan terhadap anak-anak yang sedang bermain di pantai, supaya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

"Aktivitas anak-anak harus tetap diperhatikan," katanya.

Sebelumnya Polres Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar kegiatan doa bersama lintas agama dalam rangka menyambut malam tahun baru 2026.

Kapolres Lombok Tengah, AKBP Eko Yusmiarto di Lombok Tengah mengatakan kegiatan doa bersama lintas agama ini merupakan simbol kuatnya toleransi, kebersamaan, dan persatuan di Kabupaten Lombok Tengah.

“Melalui doa bersama lintas agama ini, kami berharap seluruh rangkaian pengamanan malam pergantian tahun dapat berjalan aman dan kondusif," katanya .

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat sinergi antara Polri, tokoh agama, dan masyarakat dalam menjaga kamtibmas.

Kapolres menambahkan, doa bersama juga menjadi sarana refleksi bagi seluruh personel Polres Lombok Tengah untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, serta pelayanan kepada masyarakat di tahun yang akan datang.

“Kami memohon doa dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat agar Polres Lombok Tengah dapat terus memberikan pelayanan terbaik serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif,” tambahnya.

Kegiatan doa bersama lintas agama ini berlangsung dengan penuh kekhusyukan dan diakhiri dengan harapan bersama agar Kabupaten Lombok Tengah senantiasa diberikan kedamaian, keselamatan.

"Serta terhindar dari segala bentuk gangguan kamtibmas sepanjang tahun baru," katanya.

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.