SPPG Serap 1,5 Juta Tenaga Kerja

Selasa, 30 Des 2025, 03:03 WIB

JAKARTA - Pemerintah menyampaikan bahwa melalui ekosistem Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diproyeksikan mampu menyerap hingga 1,5 juta tenaga kerja pada 2025 - 2026.

“Kita ingin membuktikan bahwa harapan untuk sejahtera itu masih ada. Kita juga ingin membuktikan bahwa kemiskinan ekstrem itu dapat dihentikan,” kata Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesejahteraan Sosial Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Nunung Nuryartono di Jakarta, Senin (29/12).

Ket. Foto: Suasana di dapur SPPG Desa Badang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur — Sumber: Antara

Hal itu dikatakannya dalam acara “Kick Off Piloting Program Miskin Ekstrem Pasti Kerja” di Dapur SPPG Desa Badang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Pihaknya optimistis dengan lebih dari 25.000 SPPG yang tersebar di seluruh Indonesia, program Miskin Ekstrem Pasti Kerja ini mampu menjadi instrumen strategis dalam upaya penghapusan kemiskinan ekstrem.

Kemenko PM menargetkan sedikitnya 10.000 warga miskin ekstrem dapat terserap ke dalam lapangan kerja produktif melalui program tersebut. Tercatat ada sebanyak 300 peserta telah mengikuti pelatihan dalam program percontohan tersebut.

Tiga ratus peserta tersebut akan disebar di tujuh SPPG Kabupaten Jombang, yakni SPPG Banjaragung, SPPG Diwek Diwek, SPPG Diwek Puton, SPPG Ngoro Badang, SPPG Ngoro Badang 2, SPPG Jombang Tambakrejo 5, dan SPPG Jombang Kepanjen.

Mereka akan bekerja sebagai petugas SPPG pada bagian pemorsian Makan Bergizi Gratis (MBG), pembersihan ompreng, dan tugas lainnya mulai 5 Januari 2026.

Saat ini, tingkat kemiskinan ekstrem di Kabupaten Jombang tercatat sekitar 0,4 persen atau setara 5.100 orang.

Kemenko PM optimistis angka tersebut dapat ditekan melalui perluasan SPPG yang telah membentuk ekosistem ekonomi lokal, mulai dari petani, pedagang, pelaku UMKM, hingga tenaga kerja dapur SPPG.

Bila proyek percontohan tersebut berhasil, Kemenko PM selanjutnya akan mereplikasi program ini di berbagai daerah, dengan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, kementerian/lembaga, mitra swasta, dan masyarakat.

SPPG Polri

Adapun SPPG Polri hingga saat ini telah menyerap puluhan ribu tenaga kerja di seluruh Indonesia. “Dari total 331 unit SPPG Polri yang sudah beroperasi, program ini telah menyerap sekitar 57.100 tenaga kerja di seluruh Indonesia,” kata Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo saat memimpin peletakan batu pertama (groundbreaking) SPPG Polri di Cengkareng, Jakarta Barat, Senin.

Pada Senin ini, lanjut Wakapolri, sebanyak 436 SPPG Polri yang baru, resmi mulai dibangun di seluruh Indonesia, sedangkan target sebesar 1.147 unit. “Apabila sudah beroperasi semuanya 1.147 unit, ada 3,4 juta penerima manfaat. Ini kontribusi SPPG Polri,” ujar Komjen Pol. Dedi.

Sebelumnya, Wakapolri Komjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo memimpin pelaksanaan seremoni peletakan batu pertama (groundbreaking) 436 SPPG Polri secara serentak di seluruh Indonesia. Acara itu dipusatkan di SPPG Polda Metro Jaya, Cengkareng, Jakarta Barat.

Ia mengatakan, kegiatan itu merupakan wujud komitmen Kapolri terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi bagian dari Program Astacita Presiden RI. Hingga saat ini sebanyak 331 unit SPPG Polri telah beroperasi, 135 unit dalam tahap persiapan operasional dan 245 unit dalam tahap pembangunan dengan progres yang beragam.

Sementara itu, Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan keberlangsungan Program MBG di tengah rangkaian bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

“Penyaluran Program MBG tetap berjalan seperti pada hari aktif biasanya. Total akumulasi bantuan untuk Aceh yang tersalurkan sudah mencapai lebih dari 2,2 juta porsi,” kata Kepala BGN Dadan Hindayana di Jakarta, Senin.

Di Provinsi Aceh, sebanyak 158 SPPG atau dapur MBG telah terlibat dalam proses pengalihan layanan selama masa tanggap darurat bencana, dengan total makanan yang telah dibagikan sebanyak 2.298.670 porsi sejak 26 November hingga 27 Desember 2025.

Dadan menambahkan, terdapat dua hari di mana SPPG di sana tidak beroperasi, yakni pada 25-26 Desember. Penghentian sementara tersebut dilakukan seiring momen perayaan Natal serta dalam rangka peringatan ke-21 tahun ­tsunami Aceh. Ant/S-2

  • program mbg

Redaktur: Sriyono

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Hasil Liga Italia: AS Roma Bantai Fiorentina 4-0 di Olimpico

Karhutla Indonesia Dapat Respons Negara Tetangga Lewat ASEAN, Kedaulatan RI Tetap Dihormati

Hasil Liga Inggris: Chelsea Menangi Derbi London 3-2 Atas Fulham

Donyell Malen Menggila! AS Roma Bantai Fiorentina 4-0 Tanpa Ampun

CKG di Lebak Telah Sasar 47,52 Persen dari Jumlah Penduduk

Amerika Serikat Bakal Naikkan Biaya Visa Kerja H-1B hingga Rp1,82 Miliar

Chelsea Menang Dramatis 3-2 atas Fulham, Drama Lima Gol Warnai Laga Sengit!

Jangan Cuek! Wawalkot Ingatkan ASN Wajib Tindak Lanjuti Laporan Warga

Perkuat Konektivitas, Tiga Jembatan Garuda Perintis Merah Putih di Kota Bima Diresmikan

Satgas TNI Hadir di Nias Selatan, Pembangunan Jembatan Baru untuk Percepat Pemerataan

Gubernur Andra Soni Tegaskan Banten Bertekad Jadi Pionir Pelayanan Pertanahan Modern

Isu Penggeledahan Pengusaha Terkait TPPU Viral, Ini Klarifikasi Kejati Jambi

Polisi Ungkap Pencurian Emas Rp350 Juta di Pacitan

3 Jembatan Garuda Perintis Merah Putih Diresmikan di Bima, Akses Warga Kini Makin Mudah

120 Calon Bintara TNI AD Berebut Lolos di Manado, Pangdam Ungkap Syarat Pentingnya

Asep Minta Politik Bekasi Tak Sekadar Adu Kepentingan, Kemajuan Daerah Harus Jadi Tujuan

Gebrakan Pemkot Banjarmasin! Pemuda Didorong Jadi Penggerak Pembangunan Daerah

Bukan Sekadar Final! Grand Final IPL Jadi Panggung Uji Asian Games 2026

Strategi Baru Apriyani! Ubah Pola demi Adaptasi di Ganda Campuran

Ambisi Besar Teofimo Lopez: Kuasai Welter WBA, Kini Kejar Gelar Juara Sejati

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.