BNPB Imbau Masyarakat Ketahui Potensi Risiko Bencana
Selasa, 30 Des 2025, 03:06 WIBJAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan kiat mitigasi bencana bagi masyarakat menjelang tahun baru 2026, mulai dari mengetahui potensi risiko bencana dan titik kumpul di sekitar tempat tinggal.
âPada prinsipnya, pertama selalu update prakiraan cuaca dari BMKG. Kemudian, ketahui potensi risiko yang ada di sekitar rumah tempat tinggal, tempat kerja, dan zona commute kita sehari-hari,â kata Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB Abdul Muhari ditemui di Jakarta, Senin (29/12).
Abdul melanjutkan, masyarakat perlu benar-benar menerapkan sedia payung sebelum hujan dengan mengetahui potensi risiko bencana di sekitar tempat tinggal dan terus mengikuti prakiraan cuaca. âSelain itu, kita juga perlu selalu tahu misalnya di rumah itu kalau ada potensi banjir harus ke mana. Kalau di tempat kerja ada potensi banjir atau dekat sungai, kalau ada kondisi kedaruratan harus ke mana, titik kumpul ke mana, jalur evakuasi di mana, dan biasakan di keluarga itu menyampaikan kalau ada kondisi-kondisi kedaruratan kita harus berkumpul di mana, jadi ada titik kumpul keluarga,â paparnya.
Selain itu, Abdul juga mengingatkan masyarakat untuk mempersiapkan tas bencana sesuai arahan BMKG yang bisa diisi dengan alat-alat bantuan kegawatdaruratan hingga dokumen-dokumen penting.
BNPB juga meminta pemerintah daerah (pemda) segera mengecek kesiapan mitigasi bencana mulai dari alat, perangkat, personil, dan anggaran menjelang perayaan tahun baru 2026. âKepada seluruh provinsi, kabupaten, kota dan para pimpinan daerah agar segera melakukan pengecekan alat, perangkat, personil, dan anggaran. Kalau misal ada kekurangan atau kebutuhan intervensi pemerintah pusat untuk segera menetapkan status siaga darurat, maka segera lakukan supaya pemerintah pusat bisa langsung mendukung secara penuh,â tuturnya.
Abdul juga menambahkan, untuk antisipasi di hulu, BNPB bekerja sama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalukan modifikasi cuaca di beberapa titik yang berdasarkan prakiraan BMKG memerlukan intervensi untuk mencegah bencana hidrometeorologi.
Alat Modifikasi Cuaca
Terpisah,Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan Presiden Prabowo Subianto meminta BMKG menambah peralatan untuk mendukung operasi modifikasi cuaca sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana. Ant/S-2
- perayaan Tahun Baru
Redaktur: Sriyono
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Respons Kritik Publik, DPRD Jateng Tinjau Ulang Tunjangan Perumahan dan Hapus Kunjungan Luar Negeri
-
Deretan Event di Jakarta Pada Pekan Kedua September 2025: Pameran Seni, Street Food, hingga Produk Premium
-
Timnas Indonesia Gelar Latihan resmi
-
Singkong Amblas, SGC Tebar Jaminan Rp715 Ribu per Ton! Pastikan Petani Tubaba Cuan
-
Pelajar SMA dari Pulau Terluar di Aceh Menjalani Tes Kemampuan Akademik
-
Kebakaran Lahan di Jambi Capai 448 Hektare Hingga Agustus 2025
-
Warga Patangpuluhan Ubah Bantaran Winongo Jadi Pertanian Produktif
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.