Demi Persija Berlaga, JIS Matangkan Rumput Kandang Macan Kemayoran

Senin, 29 Des 2025, 22:30 WIB

JAKARTA – Jakarta International Stadium (JIS) tak hanya sibuk merawat tribun dan fasilitas megahnya, tapi juga “membesarkan” calon bintang di atas lapangan.

Manajemen JIS menyiapkan nursery rumput demi memastikan hamparan hijau stadion berkapasitas 82 ribu penonton itu benar-benar siap jadi kandang Persija Jakarta.

Ket. Foto: Pekerja memeriksa rumput Jakarta Internasional Stadium (JIS) di Jakarta, Kamis (19/10/2023). — Sumber: ANTARA FOTO/Khaerul Izan.

Dari bibit hingga siap diinjak sepatu pemain, rumput JIS diperlakukan dengan penuh perhatian agar Macan Kemayoran bisa bertarung maksimal di kompetisi tertinggi Liga Indonesia.

“Kami berencana membangun beberapa 'nursery' seperti di National Stadium Singapura. Mereka punya empat 'nursery' seukuran lapangan sepak bola utama,” kata GM Strategic Bussiness Unit (SBU) JIS Shinta Syamsul Arief di Jakarta, Senin (29/12).

Ia mengatakan rencananya manajemen akan mengadaptasi hal tersebut dengan memiliki beberapa pembibitan rumput agar lebih fleksibel mengatur jadwal sepak bola dan konser di JIS.

Menurut dia, dengan kehadiran fasilitas pembibitan, penumbuhan dan perawatan rumput ini, diharapkan JIS mampu menggelar pertandingan sepak bola hanya lima hari, setelah penyelenggaraan konser musik di

lokasi tersebut.

Ia mengatakan saat ini, kondisi rumput kerap menjadi kendala dalam mensinergikan pertandingan sepak bola dan penyelenggaraan konser di JIS.

Shinta berharap dengan nursery rumput itu maka tersebut bisa diselesaikan.

Ia menilai akan lebih banyak pertandingan sepak bola dan konser musisi internasional di stadion yang digelar tanpa ada kendala berarti.

Ia menambahkan JIS memang dirancang sebagai tempat segala acara (venue multipurpose) atau lokasi untuk beragam manfaat, baik untuk kegiatan olahraga maupun kegiatan nonolahraga.

Menurut dia, BUMD Jakpro mendapat penugasan dari Pemprov DKI Jakarta untuk mengelola JIS secara mandiri dalam hal keuangan.

Tantangan ini, menuntut manajemen JIS mampu mensinergikan penyelenggaraan konser dan sepakbola.

"Selama ini, konser-konser musisi internasional khususnya K-Pop, jadi penopang utama pendapatan JIS," katanya.

Namun, di sisi lain, Pemprov DKI Jakarta juga menetapkan JIS sebagai kandang pertandingan Persija.

Ia menyebut, kecepatan memasang kembali rumput hingga layak tanding menjadi kunci dari sinergi penyelenggaraan pertandingan sepakbola dan konser musik.

“Kini manajemen JIS memfokuskan diri membangun 'nursery' rumput, berkaca dengan yang dijalankan Singapore National Stadium maupun stadion-stadion besar lain di dunia,” kata dia.

Ia mengatakan dengan penyelenggaraan pertandingan sepakbola dan konser musik yang lebih banyak JIS akan mencapai kondisi ideal dan mandiri secara finansial, juga menjadi kandang yang baik untuk Persija Jakarta.

“Ini juga untuk memenuhi harapan Jakmania yang sudah lama mendambakan klub kesayangan mereka memiliki kandang yang permanen, megah dan membanggakan,” kata dia.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.