Jalur Puncak Bogor Diberlakukan One Way ke Jakarta, Arus Balik Mulai Numpuk

Minggu, 28 Des 2025, 17:35 WIB

JAKARTA - Kepolisian Resor Bogor memberlakukan sistem satu arah atau one way menuju Jakarta di jalur wisata Jalan Raya Puncak, Bogor, Jawa Barat. Kebijakan ini diterapkan untuk memperlancar arus balik wisatawan yang mulai meninggalkan kawasan Puncak.

Penerapan one way dilakukan pada Minggu siang seiring meningkatnya pergerakan kendaraan dari kawasan wisata menuju arah ibu kota. Langkah tersebut diambil untuk mencegah kepadatan panjang di jalur utama Puncak.

Ket. Foto: Foto udara tempat istirahat (rest area) di jalur mudik dan wisata, Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat — Sumber: ANTARA/Yulius Satria Wijaya

"Saat ini dari pukul 11.30 WIB kita laksanakan proses bukaan arus one way ke bawah atau arah Jakarta," kata KBO Satlantas Polres Bogor Iptu Ardian Novianto. Ia menyebut rekayasa lalu lintas dilakukan secara situasional menyesuaikan kondisi di lapangan.

Ardian menjelaskan, sistem satu arah ini diterapkan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan wisatawan yang kembali ke Jakarta. Berdasarkan pemantauan, sebagian besar wisatawan mulai meninggalkan Puncak pada siang hingga sore hari.

Data kepolisian menunjukkan tingkat hunian hotel di kawasan Puncak mulai menurun signifikan. Kondisi ini menjadi indikator meningkatnya arus balik kendaraan dari wilayah tersebut.

"Mengantisipasi di siang hari ini, kan tingkat okupansi hotel itu sudah mulai berkurang jauh," ujar Ardian. Ia menyebut penurunan okupansi menjadi sinyal kuat pergerakan wisatawan keluar dari Puncak.

"Yang awalnya kemarin itu mencapai 74 persen, hari ini mencapai 38 persen, berarti turun 40 persen," lanjutnya. Penurunan tersebut diperkirakan berdampak langsung pada peningkatan volume kendaraan menuju Jakarta.

Ardian mengatakan sebagian besar tamu hotel diperkirakan melakukan perjalanan pulang secara bersamaan. Situasi ini berpotensi menimbulkan kemacetan jika tidak diantisipasi dengan rekayasa lalu lintas.

"Maka kemungkinan besar kendaraan-kendaraan atau wisatawan pengunjung hotel tersebut akan turun ke arah Jakarta," ucap Ardian. Oleh karena itu, pihak kepolisian mempersiapkan skema one way ke bawah.

Selain faktor okupansi hotel, kepolisian juga memantau data volume kendaraan di jalur tol. Data tersebut menjadi dasar tambahan dalam pengambilan keputusan pengaturan lalu lintas.

Ardian mengungkapkan, hingga pukul 11.00 WIB tercatat ribuan kendaraan mengarah ke kawasan Puncak. Data ini dihimpun dari Gerbang Tol Ciawi yang menjadi pintu utama menuju kawasan wisata tersebut.

"Untuk data rekapitulasi yang kami dapatkan dari Gerbang Tol Ciawi, untuk exit atau mengarah Puncak sampai dengan pukul 11.00 WIB ada 16.500 kendaraan," kata Ardian. Angka tersebut menunjukkan arus kendaraan masih cukup tinggi.

Sementara itu, jumlah kendaraan yang bergerak menuju Jakarta juga mulai meningkat. Ardian menyebut kendaraan yang masuk ke arah Jakarta masih berada di angka ribuan dan diperkirakan terus bertambah.

"Namun kendaraan ke arah Jakarta atau entrance itu masih di angka 9.000 kendaraan, yang mana data itu pasti akan bertambah," ujarnya. Peningkatan ini diprediksi terjadi hingga sore hari.

Polres Bogor menyiagakan personel di sejumlah titik rawan kepadatan. Pengaturan lalu lintas akan terus dievaluasi menyesuaikan dinamika arus kendaraan.

Kepolisian juga mengimbau pengendara untuk mematuhi arahan petugas selama penerapan sistem satu arah berlangsung. Kepatuhan pengendara dinilai krusial agar arus balik dapat berjalan lancar.

Rekayasa one way ini bersifat sementara dan akan dihentikan jika kondisi lalu lintas sudah kembali normal. Masyarakat diminta memantau informasi resmi sebelum melintas jalur Puncak.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.