Pelajar SMPN 1 Surabaya Ciptakan Robot Pendamping Anak Autis

Sabtu, 27 Des 2025, 12:23 WIB

SURABAYA - Kepedulian terhadap anak berkebutuhan khusus menggerakkan hati lima pelajar SMP Negeri (SMPN) 1 Surabaya untuk melahirkan inovasi yang berguna bagi anak seusianya. Melihat tantangan komunikasi yang dihadapi anak-anak dengan Autism Spectrum Disorder (ASD), mereka berhasil mengembangkan NeuroAid, sebuah robot pendamping interaksi sosial yang dirancang khusus untuk melatih kemampuan komunikasi dan pengenalan emosi.

Inovasi ini digagas oleh Kalila Zanetta Echaputri, Alya Prashanti Nur Rizqi Setiyono, Zahwa Aliyah Rahma, Afnan Daan Indrawan, dan Harley Fatahillah Yudhaloka Sunoto. Berkat kepekaan sosial dan kecerdasan teknologi tersebut, mereka sukses menyabet Gold Medal dalam ajang Indonesia International Applied Science Project Olympiad (I2ASPO) 2025.

Ket. Foto: NeuroAid mampu mengenali wajah, membaca ekspresi emosi dasar, serta memberikan respons suara maupun visual yang mudah dipahami anak. — Sumber: Istimewa

Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Kota Surabaya, Yusuf Masruh memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian luar biasa ini. Menurutnya, NeuroAid bukan sekadar karya sains, melainkan manifestasi dari kurikulum merdeka yang menekankan pada profil pelajar Pancasila yang kreatif dan bernalar kritis.

"Kami sangat bangga. Anak-anak SMPN 1 Surabaya ini menunjukkan bahwa teknologi di tangan yang tepat bisa menjadi solusi kemanusiaan. Mereka tidak hanya belajar koding atau merakit robot, tapi mereka belajar berempati terhadap sesama, khususnya pada anak-anak istimewa di sekolah inklusif kita," ujar Yusuf Masruh, Jumat (26/12).

NeuroAid lahir dari riset mendalam bahwa terapi perilaku bagi anak autis seringkali membutuhkan biaya tinggi dan waktu yang panjang. Robot ini hadir sebagai pendamping yang tenang, terstruktur, dan tidak menekan anak. Dengan desain ringkas dan portabel, NeuroAid mampu mengenali wajah, membaca ekspresi emosi dasar, serta memberikan respons suara maupun visual yang mudah dipahami anak.

Yusuf Masruh menambahkan bahwa inovasi seperti NeuroAid sangat relevan dengan kebutuhan pendidikan inklusif di Surabaya. Ia melihat potensi besar robot ini untuk membantu guru di kelas dalam menjembatani interaksi dengan siswa ASD.

"Kelebihan NeuroAid ini adalah polanya yang konsisten dan dapat diprediksi. Bagi anak autis, konsistensi itu memberikan rasa aman. Saya melihat ini bisa menjadi alat bantu yang luar biasa untuk sekolah-sekolah inklusif di Surabaya agar anak-anak kita lebih berani berkomunikasi," jelasnya.

Dalam sistemnya, NeuroAid menggunakan kamera dan mikrofon untuk menangkap respons anak. Lima orang pelajar tersebut, telah merancangnya agar lebih sederhana dan kontekstual dengan budaya lokal dibandingkan robot serupa buatan luar negeri yang cenderung mahal dan kompleks.

Ke depan harapan para siswa NeuroAid dapat diterapkan di sekolah dan rumah sakit di Kota Pahlawan. Hal ini pun akan didukung penuh oleh Dinas Pendidikan Kota Surabaya.

Menurutnya, inovasi ini adalah bukti bahwa dari ruang kelas di Surabaya dapat lahir pesan kuat bahwa empati jika dipadukan dengan ilmu akan membawa harapan bagi banyak keluarga dan mereka yang membutuhkan.

“NeuroAid ini menjadi bukti nyata bahwa sejak usia sekolah, para pelajar di Kota Surabaya telah mampu memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan masyarakat yang lebih inklusif dan peduli terhadap sesama,” pungkasnya.  

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

BPBD Cilacap Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kekeringan Meteorologis

Menlu Tiongkok Wang Yi Temui Ketua DEN RI Luhut Panjaitan Bahas Investasi di Indonesia

Ratusan Rumah Adat Sade Ludes Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus Pulihkan Korban

Korea Utara Tuding Rencana Perluasan Anggaran Pertahanan Jepang Sebagai 'Persiapan Perang'

Brentford Kalahkan Tottenham Hotspur dengan Skor Telak 3-0

Pemprov NTT Percepat Perbaikan Infrastruktur Terdampak Gempa M7,7

Pemerintah Kota Batam Siapkan Subpenyalur BBM Nelayan di Pulau Rempang

Permudah Akses BBM Subsidi, Pemkot Batam Siap Bangun SPBU untuk Nelayan di Pulau Rempang

Harga Daging Ayam Ras di Dua Kabupaten di Riau di Atas Rp40.000/Kg

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.