Hidangan Tahun Baru di Sejumlah Negara yang Dianggap Membawa Keberuntungan
Sabtu, 27 Des 2025, 11:49 WIBJAKARTA - Perayaan tahun baru menjadi momen yang paling ditunggu karena dapat berkumpul bersama orang-orang terkasih.
Banyak aktivitas bersama yang dapat dilakukan seperti menyantap berbagai hidangan yang lezat. Menurut siaran Almanac pada Rabu (17/12), tiap negara rupanya memiliki makanan berbeda untuk merayakan tahun baru.
SPANYOL
Di Spanyol misalnya, orang-orang di sana akan memakan 12 butir anggur selama 12 dentingan saat tengah malam. Jika mereka berhasil sebelum dentingan berhenti, mereka akan mendapatkan keberuntungan selama 12 bulan di tahun mendatang.
Berbeda dengan tradisi di Amerika Serikat bagian selatan yang memilih untuk memakan kacang polong hitam dan daging babi yang dianggap membawa keberuntungan.
Selain makanan, terdapat pula minuman yang dikonsumsi untuk merayakan Tahun Baru. Orang Spanyol biasa meminum Cava (anggur putih bersoda) sering disajikan kepada tamu untuk bersulang.
SKOTLANDIA
Skotlandia beda lagi, orang-orang di sana memiliki festival bernama Hogmanay untuk mengadakan upacara api unggun sambil berpawai dan mengayunkan bola api raksasa. Sudah jadi tradisi mereka untuk memakan makanan berupa haggis, neeps and tatties yang merupakan perpaduan dari sosis gurih dengan jeroan domba, lobak dan kentang, black bun atau kue buah dengan pastry dan shortbread.
Minuman "Pint panas" yang diberi rempah-rempah adalah versi Wassail dari Skotlandia. Secara tradisional, orang Skotlandia minum untuk kemakmuran satu sama lain dan juga menawarkan minuman hangat ini kepada tetangga bersama dengan hadiah kecil.
Wassail atau minuman seperti punch yang dinamai berdasarkan istilah Gaelik untuk kesehatan yang baik, disajikan di beberapa bagian Inggris.
JERMAN
Orang Jerman dan Pennsylvania Dutch makan sauerkraut pada hari perayaan Tahun Baru untuk keberuntungan di tahun mendatang. Makanan ini dibuat dari kubis mentah yang diiris halus dan difermentasi oleh berbagai bakteri asam laktat.
Minumannya Feuerzangenbowle,minuman beralkohol tradisional Jerman dibuat dengan membakar bongkajan gula yang direndam rum, anggur mulled. Minuman ini kerap menjadi bagian dari perayaan Natal dan Tahun Baru.Â
ASIA
Layaknya warga Asia pada umumnya, India dan Pakistan memilih merayakan hari besar dengan beras yang disebut menjanjikan kemakmuran.
Di Jepang, tradisi minum "toso", sake berbumbu dan berkhasiat obat, dipercaya dapat membersihkan tubuh dari penyakit tahun sebelumnya dan membawa keberuntungan untuk tahun yang akan datang. Toso secara tradisional diminum pertama kali pada Hari Tahun Baru.Â
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara, Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Tak Sesuai Syariat, Warga Aceh Barat Dilarang Merayakan Pergantian Tahun Baru
-
Pertamina Tetap Siaga Pasok Energi Selama Libur Panjang
-
Jakarta Ubah Tema Tahun Baru 2026, Wagub Rano: Dari Sumatera Jadi untuk Indonesia
-
Sri Mulyani Restrukturisasi Sekretariat KSSK Lewat PMK 64/2025, Perkuat Fungsi Stabilitas Keuangan
-
Polda Metro Kondisikan Keamanan Natal-Tahun Baru
-
Forkopimda Banda Aceh Mengeluarkan Larangan Perayaan Tahun Baru 2026
-
PM Baru Thailand Anutin Charnvirakul Janji Pimpin Pemerintahan Sementara Menuju Pemilu
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.