Serie A Italia: Parma vs Fiorentina, La Viola Bidik Kemenangan Tandang Pertama di Tengah Ancaman Degradasi

Jumat, 26 Des 2025, 09:19 WIB

FLORENCE, ITALIA - Fiorentina akhirnya mengakhiri paceklik kemenangan pekan lalu. La Viola membidik kemenangan tandang pertama dalam musim Serie A yang suram saat bertandang ke markas Parma, Sabtu (27/12) malam WIB, dalam laga penutup kalender 2025.

Menjelang duel di Stadio Ennio Tardini, kedua tim sama-sama berada dalam situasi berbahaya. Namun, Fiorentina sedikit lebih percaya diri setelah akhirnya “pecah telur” dan meraih kemenangan yang telah lama dinanti.

Ket. Foto: Ilustrasi pertandingan Fiorentina vs Parma. — Sumber: AFP

Didukung kartu merah kiper Udinese yang terjadi hanya dalam tujuh menit, Fiorentina meluapkan frustrasi mereka dengan kemenangan telak 5-0 akhir pekan lalu. Menghadapi 10 pemain, La Viola mencetak tiga gol di babak pertama sebelum Moise Kean bangkit dari masa sulitnya dan menyumbang dua gol tambahan selepas jeda.

Kemenangan itu mengakhiri rentetan 15 laga tanpa kemenangan Fiorentina di Serie A. Meski demikian, euforia tersebut belum sepenuhnya menutupi kekecewaan suporter atas akhir 2025 yang kacau. Dalam hitungan bulan, klub asal Toscana itu kehilangan dua pelatih dan satu direktur olahraga. Paolo Vanoli kini menjadi pelatih ketiga sejak akhir musim lalu dan tekanannya masih besar.

Fiorentina terpuruk di posisi ke-20 dengan sembilan poin, tertinggal lima poin dari zona aman. Mereka juga baru saja tertatih ke babak playoff Conference League setelah kalah dari Lausanne. Karena itu, kemenangan tandang pertama di Serie A sejak Mei, juga melawan Udinese, menjadi krusial. Tiga poin di Parma akan memangkas jarak menjadi dua poin dari tuan rumah.

Musim lalu kedua pertemuan Parma dan Fiorentina berakhir imbang. Secara keseluruhan, Parma tanpa kemenangan dalam enam pertemuan liga terakhir kontra La Viola sejak 2019, catatan yang ingin mereka akhiri, apalagi melawan sesama kandidat degradasi.

Parma asuhan Carlos Cuesta berada tepat di atas zona merah. Mereka sempat menunjukkan tanda kebangkitan dengan dua kemenangan dari empat laga terakhir, setara dengan raihan dari 16 laga sebelumnya. Namun momentum itu terhenti saat mereka secara mengejutkan kalah 0-1 dari Lazio yang bermain dengan sembilan orang pada laga kandang terakhir.

Kekalahan tersebut memperpanjang enam laga kandang tanpa kemenangan di Tardini. Dengan baru satu kemenangan kandang sepanjang musim, perbaikan performa di rumah sendiri menjadi syarat mutlak untuk bertahan. Parma punya waktu persiapan ekstra setelah libur dua pekan akibat lawan terjadwal mereka tampil di Supercoppa Italiana.

Fiorentina berpotensi kembali tanpa Robin Gosens, Pablo Mari, dan Jacopo Fazzini, sementara Tariq Lamptey masih menjalani pemulihan cedera ACL. Luca Ranieri harus menjalani skorsing, membuat Vanoli kekurangan opsi di jantung pertahanan.

Di tengah performa tim yang naik-turun, gelandang senior Rolando Mandragora justru menjadi top skor liga Fiorentina dengan lima gol Serie A musim ini.

Parma mendapat kabar baik dengan kembalinya Alessandro Circati dari cedera pergelangan kaki, tetapi Abdoulaye Ndiaye masih absen. Dua pemain yang sudah lama menepi, Matija Frigan dan Zion Suzuki, diperkirakan baru bisa kembali pada bulan Februari. Andalan lini depan Parma, Mateo Pellegrino, telah mencetak empat gol dan santer dikaitkan dengan kepindahan pada Januari.

Perkiraan Susunan Pemain

Parma:

Corvi; Britschgi, Delprato, Valenti, Valeri; Bernabe, Estevez, Keita; Benedyczak, Ondrejka; Pellegrino

Fiorentina:

De Gea; Pongracic, Comuzzo, Viti; Dodo, Mandragora, Fagioli, Ndour, Parisi; Gudmundsson, Kean

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.