Pemkab Badung Bersihkan Pantai Kuta dari Kotoran Sampah
Senin, 23 Feb 2026, 05:33 WIBBADUNG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung, Bali, melakukan aksi korve bersih sampah laut di Pantai Kuta, Badung, dalam peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026.
âPersoalan sampah tidak lagi dapat ditangani dengan pendekatan konvensional. Dan HPSN ini harus dimaknai sebagai titik akselerasi perubahan,â ujar Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, Minggu (22/2).
Peringatan HPSN merupakan refleksi atas tragedi longsor TPA Leuwigajah pada 21 Februari 2005, yang menjadi titik balik reformasi kebijakan persampahan nasional.
Sejak peristiwa tersebut, paradigma pengelolaan sampah bergeser dari pola linear kumpul-angkut-buang menuju pendekatan berbasis prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dan ekonomi sirkular, diperkuat melalui kerangka regulasi nasional.
Bupati Adi Arnawa mengatakan pihaknya tidak bisa lagi bertumpu pada pola kumpul-angkut-buang. Penanganan sampah harus dimulai dari hulu melalui pemilahan yang disiplin dan konsisten.
Pemkab Badung juga mengoptimalkan fasilitas pengolahan sementara, termasuk TPST Mengwi dan TPST Padang Seni, guna menekan residu sampah yang masuk ke TPA hingga maksimal 20 persen sesuai ketentuan regulasi.
âSebagai penguatan tata kelola, kami akan menyelenggarakan lomba penanganan sampah mulai 1 Maret 2026 yang mencakup 62 lokasi dari 46 desa dan 16 kelurahan sebagai instrumen evaluasi berbasis kinerja sekaligus edukasi masyarakat,â kata dia.
Selain di Pantai Kuta, korve bersih sampah laut juga dilakukan secara serentak di sejumlah kawasan pantai lain di wilayah Badung yakni Pantai Kudeta Seminyak, Pantai Legian, Pantai Jerman, Pantai Kelan, dan Pantai Kedonganan.
Kegiatan tersebut diikuti jajaran instansi vertikal di Kabupaten Badung, unsur lembaga dan organisasi kemasyarakatan, unsur desa/kelurahan, pelaku usaha, serta LSM dan masyarakat.
Bupati Adi Arnawa menambahkan melalui tema âKolaborasi untuk Indonesia ASRIâ kegiatan itu diharapkan dapat menjadi momentum strategis untuk mempercepat transformasi tata kelola sampah yang berbasis pendekatan hulu-hilir, yang terintegrasi dan berkelanjutan.
âHPSN bukanlah sekadar agenda seremonial, melainkan momentum krusial untuk mempercepat penyelesaian persoalan sampah nasional,â pungkas dia.
- Pantai Kuta
- Pemkab Badung
- Bersihkan sampah
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Terseret Ombak Pantai Sine, Basarnas Intensifkan Pencarian Wisatawan
-
Kebijakan Pemerintah Harus Berdasarkan Kebutuhan Publik
-
Mata Anda Terasa Sepet, Perih, dan Lelah? Hati-hati ini Merupakan Tanda-tanda Mata Kering
-
Satu Korban Tanah Longsor di Cibeunying Cilacap Berhasil DIevakuasi
-
Puluhan Armada Angkut Tumpukan Sampah di Pasar Induk Kramat Jati
-
Menilik Per-OJK Nomor 27 Tahun 2024 Tentang Perdagangan Aset Kripto Secara Digital
-
Menteri Pertahanan India Terjatuh di Lubang Palka Kapal Selam Jerman
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.