Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Telkom Indonesia Tanam 500 Pohon Produktif di Lereng Merapi Sleman

📅 Kamis, 25 Des 2025, 16:33 WIB | Oleh:
Telkom Indonesia Tanam 500 Pohon Produktif di Lereng Merapi Sleman Doc: antara foto
Ket. Bupati Sleman Harda Kiswaya bersama PT Telkom Indonesia saat Program Telkom Go Zero dengan tanam pohon produktif di lereng Merapi.

SLEMAN - PT Telkom Indonesia melakukan aksi penanaman bibit pohon buah produktif di kawasan lereng Gunung Merapi di Bukit Klangon, Glagaharjo, Cangkringan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu (24/12) dan dihadiri Bupati Sleman Harda Kiswaya tersebut merupakan rangkaian Program Telkom Go Zero.

"Kami menyambut baik serta mengucapkan terima kasih kepada Telkom Indonesia yang telah memilih Kabupaten Sleman guna melaksanakan program tersebut," kata Bupati Harda Kiswaya di Sleman, Kamis.

Menurut dia, program ini dapat membantu kelestarian lingkungan di lereng Gunung Merapi sebagai wilayah hulu di DIY.

"Dengan penanaman pohon ini diharapkan dapat mengurangi risiko bencana alam seperti tanah longsor, banjir, dan semacamnya. Saya harap kegiatan ini dapat terus dilanjutkan," katanya.

Sedangkan SVP Group Sustainability & Corporate Communication Telkom Indonesia Ahmad Reza mengatakan kegiatan ini merupakan program berkelanjutan serta aksi nyata Telkom Indonesia dalam menghadapi krisis iklim, dan mendukung target pemerintah mencapai emisi nol bersih (net-zero emissions) pada 2060.

"Ada 500 bibit pohon produktif yang kita tanam, seperti Pule, Alpukat, Matoa, dan lainnya," kata Ahmad Reza.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIY Kusno Wibowo yang hadir pada acara tersebut menyampaikan kegiatan ini selaras dengan filosofi DIY "Hamemayu Hayuning Bawono". Artinya kegiatan penanaman pohon ini merupakan upaya bersama untuk menjaga bumi tetap indah, lestari, dan sustainable.

"Mari kita menjadi bangsa yang tidak hanya memanfaatkan sumber daya alam untuk generasi ini saja, namun juga untuk generasi yang akan datang," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

46 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

56 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.