Liga Inggris: Kapten Tim Spurs Romero Terancam Sanksi Lebih Berat Usai Kartu Merah Lawan Liverpool
Kamis, 25 Des 2025, 08:12 WIBLONDON, INGGRIS â Kapten Tottenham Hotspur, Cristian Romero, terancam hukuman larangan bermain yang lebih panjang setelah Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) mendakwanya terkait perilaku tidak pantas saat diusir wasit dalam laga kontra Liverpool, Sabtu lalu.
Bek tim nasional Argentina itu dinilai gagal segera meninggalkan lapangan dan bertindak âagresifâ setelah menerima kartu merah dalam kekalahan Spurs 1-2 dari Liverpool. Romero diusir wasit John Brooks usai mendapat kartu kuning kedua akibat menendang bek Liverpool, Ibrahima Konaté.
Insiden tersebut membuat Tottenham harus bermain dengan sembilan pemain, setelah sebelumnya Xavi Simons lebih dulu diganjar kartu merah langsung pada babak pertama karena pelanggaran keras.
Kartu kuning pertama Romero datang akibat protes keras. Ia mempersoalkan insiden dorongan dari Hugo Ekitike pada proses gol kedua Liverpool. Wasit tetap mengesahkan gol tersebut, yang kemudian memicu reaksi emosional sang kapten Spurs.
Akibat kartu merah itu, Romero dipastikan menjalani larangan bermain satu pertandingan dan akan absen pada laga tandang melawan Crystal Palace akhir pekan ini. Namun, dakwaan tambahan dari FA membuka kemungkinan hukuman yang lebih berat.
Dalam pernyataan resminya, FA menyebut Romero diduga âbertindak tidak semestinya dengan tidak segera meninggalkan lapangan dan/atau berperilaku konfrontatif dan/atau agresif terhadap wasit pertandingan setelah diusir pada menit ke-93â. Romero diberi waktu hingga 2 Januari untuk memberikan tanggapan atas dakwaan tersebut.
Jika terbukti bersalah, Romero berpotensi melewatkan sejumlah laga penting. Tottenham dijadwalkan bertandang ke markas Brentford pada 1 Januari, menjamu Sunderland pada 4 Januari, dan melawat ke Bournemouth tiga hari berselang.
Romero sendiri memasuki laga kontra Liverpool dengan koleksi tujuh kartu kuning di Liga Inggris musim ini. Pelatih Tottenham, Thomas Frank, justru melontarkan kritik keras kepada wasit John Brooks, yang ia nilai lalai dalam memimpin pertandingan.
âAda kesalahan besar dari John di lapangan,â ujar Frank. âDua tangan Ekitike mendorong dari belakang. Saya tidak mengerti bagaimana dia tidak melihatnya. Oke, kita punya VAR untuk membantu wasit saat dibutuhkan, tapi itu tidak terjadi. Itu adalah kesalahan kedua.â
Pelatih asal Denmark itu juga menilai keputusan wasit pada momen gol kedua Liverpool berpengaruh langsung terhadap kartu kuning pertama Romero.
âJika wasit menjalankan tugasnya dengan benar pada momen itu, maka kartu kuning pertama tidak akan terjadi. Saya rasa itu adil untuk dikatakan,â ujarnya.
âSaya punya pemain yang sangat penuh gairah. Dan ketika Anda memiliki pemain yang penuh gairah, terkadang Anda harus bermain di batas.â
Kekalahan dari Liverpool membuat Tottenham terpuruk di posisi ke-14 klasemen sementara Liga Inggris, sekaligus menambah tekanan terhadap Frank, yang baru mengambil alih kursi pelatih setelah Ange Postecoglou dipecat pada Juni lalu.
- liga inggris
- Liverpool
- tottenham hotspur
- kartu merah
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Dapatkan Gratisan Mewah! Siasat Tottenham Amankan Marcos Senesi Bikin Bournemouth Gigit Jari
-
Jennie BLACKPINK Masuk Daftar 100 Orang Paling Berpengaruh versi Majalah Time
-
Darwin Nunez Ditawarkan Kembali ke Liverpool, Iraola Dihadapkan pada Dilema Besar
-
Hasil Liga Inggris: Liverpool Bermain Imbang 1-1 dengan Chelsea
-
PSG dalam Kepercayaan Diri Tinggi Jelang Leg Kedua Lawan Liverpool
-
BMKG Peringatkan Kemarau Lebih Panjang di Jawa Barat
-
Slot Pastikan Harvey Elliott Kembali ke Liverpool Usai Gagal Bersinar di Aston Villa
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.