Kemenpora Evaluasi Total Cabor usai SEA Games Thailand 2025

Rabu, 24 Des 2025, 01:20 WIB

JAKARTA – Pemerintah tak ingin euforia hasil akhir SEA Games Thailand 2025 membuat pembinaan olahraga nasional berjalan di tempat. Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memastikan akan segera mengevaluasi seluruh cabang olahraga (cabor), terutama yang dinilai gagal memenuhi target yang telah ditetapkan.

Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Surono, mengatakan proses evaluasi saat ini masih berlangsung secara menyeluruh. Hasil rapat tersebut nantinya akan menjadi dasar penentuan langkah lanjutan, termasuk kemungkinan pemberian sanksi bagi cabor yang tidak mencapai sasaran prestasi.

Ket. Foto: Atlet dan ofisial kontingen Indonesia mengikuti defile saat upacara penutupan Sea Games 2025 di Stadion Rajamangala, Bangkok, Thailand, Sabtu (20/12). — Sumber: ANTARA/Nova Wahyudi

Menurut Surono, pemetaan kinerja cabor telah dilakukan sejak SEA Games berakhir. Dari pemetaan itu, terdapat cabang yang mampu memenuhi bahkan melampaui target, namun tidak sedikit pula yang hasilnya berada di bawah ekspektasi.

Kemenpora, kata dia, akan bersikap adil dan proporsional dalam menindaklanjuti capaian tersebut.

“Kami sudah petakan ada beberapa cabor yang memang tidak sesuai target. Ada juga yang sesuai target, bahkan ada cabang yang melebihi target. Untuk yang melampaui target tentu akan ada penghargaan, sementara yang tidak mencapai target pasti ada evaluasi dan hukuman,” ujar Surono dalam keterangan tertulis yang diterima Selasa (23/12).

Surono juga tidak menutup kemungkinan cabang sepak bola masuk dalam daftar evaluasi. Pada SEA Games 2025, tim sepak bola Indonesia ditargetkan meraih medali perak. Namun kenyataannya, langkah skuad Garuda Muda harus terhenti sebelum mencapai semifinal.

Hasil Positif

Secara umum, kontingen Indonesia menutup SEA Games Thailand 2025 dengan hasil positif. Indonesia finis di peringkat kedua klasemen akhir dengan mengoleksi 91 medali emas, 111 perak, dan 131 perunggu.Raihan tersebut melampaui target awal Kemenpora yang mematok 80 medali emas.

Tak hanya itu, jumlah emas yang diraih tahun ini tercatat sebagai perolehan terbanyak ketiga sepanjang sejarah keikutsertaan Indonesia di SEA Games ketika tidak berstatus sebagai tuan rumah. Capaian tersebut menunjukkan peningkatan daya saing atlet nasional di level Asia tenggara.

Meski demikian, Kemenpora menegaskan bahwa evaluasi tetap menjadi keharusan. Pemerintah ingin memastikan peningkatan prestasi tidak bersifat sesaat, melainkan konsisten dan berkelanjutan di masa mendatang.

  • SEA Games Thailand 2025

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.