Sudah Saatnya Liverpool Jadikan Chiesa Starter

Senin, 22 Des 2025, 12:30 WIB

JAKARTA - Krisis ketersediaan pemain yang dialami Liverpool membuat nama Federico Chiesa tak lagi bisa dikesampingkan. Di tengah badai cedera dan absensi yang terus bertambah, pemain asal Italia itu kini berada dalam posisi yang semakin sulit untuk diabaikan oleh pelatih Arne Slot.

Masalah terbaru muncul saat kemenangan 2-1 Liverpool atas Tottenham Hotspur. Dalam laga tersebut, The Reds bukan hanya kehilangan Alexander Isak dan Conor Bradley, tetapi juga Dominik Szoboszlai. Gelandang asal Hungaria itu dipastikan absen pada laga berikutnya akibat akumulasi kartu, menambah panjang daftar pemain yang tak bisa dimainkan.

Ket. Foto: — Sumber: Detik

Situasi ini diperparah dengan absennya Mohamed Salah yang tengah membela Mesir di Piala Afrika, serta Cody Gakpo yang masih berkutat dengan cedera. Nama lain seperti Joe Gomez dan Wataru Endo juga belum tersedia, sementara sejumlah pemain muda mulai masuk dalam daftar cadangan karena keterbatasan opsi tim utama.

Dalam kondisi tersebut, Federico Chiesa justru menjadi salah satu dari sedikit penyerang senior yang siap dimainkan. Meski begitu, ironisnya, pemain berusia 28 tahun itu belum sekalipun dipercaya sebagai starter di Liga Inggris maupun Liga Champions musim ini. Perannya sejauh ini lebih sering sebatas pengganti di menit-menit akhir.

Pada laga melawan Tottenham, Chiesa bahkan hanya dimainkan dalam situasi darurat. Ia masuk di masa injury time menggantikan Jeremie Frimpong, yang sebelumnya juga baru masuk sebagai pengganti. Keputusan tersebut lebih bersifat taktis demi menjaga keseimbangan tim, bukan sebagai bentuk kepercayaan penuh terhadap peran Chiesa.

Padahal, dari sisi kontribusi, Chiesa telah menunjukkan efektivitasnya. Dalam menit bermain yang terbatas, ia sudah mencatatkan sejumlah kontribusi gol, termasuk gol penting di akhir laga serta assist krusial di beberapa pertandingan domestik. Pengalamannya di level tertinggi Eropa juga menjadi nilai tambah yang tak dimiliki sebagian pemain muda Liverpool saat ini.

Sejak bergabung dari Juventus, Chiesa memang sempat terganggu masalah kebugaran. Namun musim ini ia dinilai sudah berada dalam kondisi yang cukup stabil. Beberapa penampilannya menunjukkan bahwa ia masih memiliki kecepatan, determinasi, dan naluri menyerang yang bisa memberi dimensi berbeda bagi lini depan Liverpool.

Dengan Isak diperkirakan absen cukup lama dan opsi lini serang semakin menipis, Liverpool praktis hanya memiliki segelintir penyerang senior yang siap dimainkan. Situasi ini membuka peluang besar bagi Chiesa untuk akhirnya mendapat peran utama, terutama saat The Reds menghadapi Wolverhampton Wanderers.

Pilihan taktik Arne Slot boleh beragam, namun dalam kondisi krisis seperti sekarang, pengalaman dan fleksibilitas Chiesa menjadi aset penting. Banyak pihak menilai, laga melawan Wolves bisa menjadi momentum yang tepat bagi Liverpool untuk memberi kepercayaan penuh kepada sang winger.

Di tengah keterbatasan pilihan, menjadikan Chiesa sebagai starter bukan lagi soal eksperimen, melainkan kebutuhan. Jika Liverpool ingin menjaga konsistensi performa di tengah jadwal padat, peran Chiesa tampaknya tak bisa lagi sekadar menjadi pelapis.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Muhammad Daniel Ramadhan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.